
Bola.net - Alex Manninger memiliki perjalanan karier yang sangat berwarna di kompetisi elit Eropa. Mantan penjaga gawang timnas Austria ini pernah merasakan tangan dingin Arsene Wenger hingga Jurgen Klopp.
Namun, tidak semua perjalanannya berjalan mulus dan penuh dengan trofi. Manninger secara terbuka mengakui ada beberapa keputusan di masa lalu yang kini ia sesali.
Salah satu momen yang paling membekas adalah saat ia memulai petualangan di Premier League. Di sana, ia belajar banyak hal dari para pemain bertahan legendaris Inggris.
Manninger merasa beruntung bisa mencicipi atmosfer sepak bola Inggris di usia muda. Namun, ambisinya untuk bermain reguler justru membawanya pada sebuah penyesalan panjang.
Penyesalan Meninggalkan Arsenal
Bergabung dengan Arsenal di usia 20 tahun adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Manninger. Arsene Wenger saat itu memang sedang membangun proyek pemain muda di London Utara.
Manninger mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kapten legendaris, Tony Adams. Kehadiran bek tangguh itu membuatnya merasa sangat aman saat mengawal gawang The Gunners.
"Itu masih membuat saya bersemangat hanya dengan memikirkannya. Saya berusia 20 tahun, saya masih anak-anak. Wenger ingin membawa dimensi internasional ke klub dan fokus pada pemain muda, saya salah satunya," kenang Manninger.
"Meskipun usia saya masih muda, saya merasa tenang di gawang. Saya memiliki monster seperti Tony Adams di depan saya. Dia mengajari saya banyak hal. Saya hanya punya satu penyesalan: Pergi terlalu cepat. Tapi Anda tahu, saya ingin bermain," tambahnya.
Pengalaman Pahit di Fiorentina yang Bangkrut
Setelah meninggalkan Arsenal, Manninger mencoba peruntungan di Serie A bersama Fiorentina. Namun, kepindahan tersebut justru menjadi mimpi buruk karena kondisi finansial klub yang hancur.
Ia menggambarkan situasi di Florence saat itu sangat tidak masuk akal bagi seorang pemain profesional. Klub berada di ambang kebangkrutan dan internal tim menjadi sangat kacau.
"Itu adalah keputusan yang salah. Saya merasa itu situasi yang tidak masuk akal. Saat itu tahun 2001 dan klub berada di ambang kebangkrutan. Kami tidak dibayar selama beberapa bulan," ungkap Manninger blak-blakan.
"Pelatihnya adalah Mancini dan sesekali dia memberi tahu kami 'siapa yang tahu apakah kita akan berlatih besok'. Dia baru bergabung, tetapi kami semua tahu itu semua bisa gagal kapan saja," lanjutnya.
Panggilan Mendadak dari Jurgen Klopp
Di penghujung kariernya, Manninger secara mengejutkan bergabung dengan Liverpool. Semua itu berawal dari sebuah panggilan telepon pribadi dari Jurgen Klopp yang mengagumi kemampuannya.
Klopp rupanya belum lupa bagaimana Manninger tampil perkasa saat membela Augsburg. Saat itu, Manninger berhasil menggagalkan semua peluang Borussia Dortmund yang dilatih oleh Klopp.
"Semuanya dimulai dengan panggilan telepon. Jurgen tahu segalanya tentang saya. Saya telah mengalahkan tim Dortmund-nya bersama Augsburg dua tahun sebelumnya," kata Manninger bercerita.
"'Saya ingin penjaga gawang itu di sini. Hari itu Anda menyelamatkan segalanya melawan kami. Anda harus melakukannya untuk saya juga'," ucap Manninger menirukan perkataan Klopp saat itu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Mei 2026 16:30Manchester United Hubungi Bournemouth, Tanyakan Pemain Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Mei 2026 16:30Manchester United Hubungi Bournemouth, Tanyakan Pemain Ini
-
Liga Italia 21 Mei 2026 16:27Atletico Madrid Ganggu Keinginan Juventus Rekrut Bernardo Silva
-
Liga Italia 21 Mei 2026 16:22Gimana Kalau Lautaro Martinez Dapat Telepon dari Barcelona?
BERITA LAINNYA
-
italia 21 Mei 2026 16:27Atletico Madrid Ganggu Keinginan Juventus Rekrut Bernardo Silva
-
italia 21 Mei 2026 16:22Gimana Kalau Lautaro Martinez Dapat Telepon dari Barcelona?
-
italia 21 Mei 2026 11:45Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
-
italia 20 Mei 2026 23:22AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
-
italia 20 Mei 2026 23:16Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
SOROT
-
Liputan6 21 Mei 2026 15:32
Cerita Purbaya Batal Berangkat Haji Tahun Ini: Ya Sedih Nggak Sedih
-
Liputan6 21 Mei 2026 14:38Gudang Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Polisi Ungkap Cara Praktiknya
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:47
IHSG Tergelincir 3,67%, Tinggalkan Posisi 6.100
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:21Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Purbaya ke Istana, Bahas Apa?
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:15IHSG Anjlok Usai Badan Ekspor Dibentuk, Purbaya Beri Penjelasan
MOST VIEWED
Como Disindir Lolos Eropa Karena Modal Duit, Begini Respon Fabregas: Lihat Gaji Kami!
Target Transfer Juventus: Si Nyonya Tua Siap Satukan Duo Silva di Turin!
Massimiliano Allegri Siap Bertahan di AC Milan, Tapi Ajukan Dua Syarat Ini!
Syarat Berat Juventus untuk Lolos ke Liga Champions Usai Kalah dari Fiorentina
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5627524/original/051267800_1778223165-pendaki_terjebak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6491212/original/086543900_1779349082-1001277547.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6484358/original/030209800_1779343577-1000324698.jpg)

