Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan

Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Para pemain Inter Milan merayakan gol dalam laga Serie A melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026) (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Inter Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Atalanta di Giuseppe Meazza, Minggu (15/3/2026). Hasil ini sempat memicu kekecewaan, terutama karena kepemimpinan wasit di babak kedua.

Namun, legenda sepak bola Italia Fabio Capello justru menyoroti performa tim asuhan Cristian Chivu. Ia menilai hasil imbang tersebut tidak semata-mata karena kesalahan wasit.

Capello melihat langsung permainan Inter di stadion. Menurutnya, performa fisik para pemain Nerazzurri sedang tidak dalam kondisi prima.

"Inter juga punya peluang untuk mematikan pertandingan saat unggul 1-0," ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.

Masalah di Tangan Chivu

Eks pelatih AC Milan, Juventus, dan Roma itu kemudian mengkritik keputusan taktis Chivu. Ia merasa pelatih asal Rumania tersebut masih menunjukkan kebingungan.

"Kesan saya adalah Chivu agak bingung. Pergantian pemainnya tidak meyakinkan saya," tegas Capello.

Capello mempertanyakan mengapa Chivu menarik keluar Francesco Pio Esposito. Padahal, Esposito dinilai efektif membuat Atalanta tidak leluasa membangun serangan.

"Kenapa menarik Esposito yang membuat tim tidak tertekan dan memaksa Atalanta tidak terlalu naik?" tanya Capello.

"Setelah itu, Atalanta mulai menguasai lapangan," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 23 Maret 2026
Fiorentina Fiorentina
02:45 WIB
Inter Milan Inter Milan

Posisi Inter dan Milan

Meski hanya imbang, Inter masih nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin. Namun, AC Milan di posisi kedua memiliki satu laga tunda. Kemenangan akan memangkas jarak menjadi hanya lima poin.

Capello mengingatkan Milan untuk tidak terbawa euforia. Laga tandang ke markas Lazio adalah ujian berat yang tidak boleh diremehkan.

"Terkadang, ketika Anda bersemangat dan ingin melakukan terlalu banyak, Anda justru berlebihan dan hasilnya bisa buruk," katanya.

Ia pun menyoroti performa bintang Milan, Rafael Leao, yang dinilai mulai kehilangan akselerasi dan kemampuan duel satunya.

"Mungkin dia belum pulih seratus persen. Saat punya kesempatan tembak, dia lambat dan mudah diganggu," analisis Capello.

Prediksi Scudetto

Menurut Capello, mimpi Milan merebut scudetto tentu diperbolehkan. Namun, semuanya tetap bergantung pada apa yang dilakukan Inter di sisa musim.

"Semuanya tetap tergantung pada Inter, yang harus membuat kesalahan setidaknya di dua atau tiga pertandingan lagi," ujarnya.

"Pada saat yang sama, Milan harus terus menang, dimulai dari laga nanti malam di Roma."

Inter akan berturut-turut menghadapi Fiorentina (tandang), Roma, dan Como. Sementara Milan setelah melawan Lazio, akan menjamu Torino, lalu ke markas Napoli, dan menjamu Udinese.