
Bola.net - - Inter Milan tidak membutuhkan revolusi. Menurut mantan pemain Inter Lothar Matthaus, yang dibutuhkan Nerazzurri adalah konsistensi.
Jika musim depan Inter bisa konsisten, tidak seperti musim ini - di mana mereka masih harus berjuang sangat keras untuk menembus zona Eropa, Matthaus percaya Inter mampu bersaing mengejar Scudetto. Dengan konsistensi, dan suntikan amunisi yang tepat, Matthaus yakin Inter bakal bisa kembali diperhitungkan.
Musim ini, Juventus sepertinya takkan terhadang meraih Scudetto beruntun mereka yang keenam. Namun, melanjutkannya musim depan bakal berat.
"Ini bukan tim yang konsisten," kata Matthaus kepada La Gazzetta dello Sport. "Suning sedang membawa Nerazurri melangkah maju, dan takkan mudah bagi Juventus menjuarai liga tujuh musim secara beruntun."
"Investasi dari keluarga Zhang akan menguntungkan Inter, dan persepakbolaan Italia pada umumnya. Namun, mereka (Inter) tidak butuh revolusi. Fondasinya sudah kuat. Dengan tambahan dua atau tiga pemain top, mereka pasti bisa bersaing untuk Scudetto."
Matthaus juga merasa kalau pelatih Stefano Pioli pantas dipertahankan.
"Pioli? Dia paham dan mengerti sepakbola. Selain itu, dia seorang tifosi inter. Hal-hal kecil seperti inilah yang bisa membuat perbedaan."
Matthaus adalah salah satu pemain terbaik yang pernah memperkuat Inter. Mantan pemain timnas Jerman itu membela Inter periode 1988-1992.
Dia mengatakan kalau selamanya dia adalah pendukung Inter.
"Sekali Inter, selamanya Inter. Anda bisa berganti istri, tapi tak pernah kalau tim kesayangan," tegasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 6 Mei 2026 00:47
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 7 Mei 2026 12:25 -
Liga Champions 7 Mei 2026 12:22 -
Liga Champions 7 Mei 2026 12:08 -
Liga Champions 7 Mei 2026 12:06 -
Liga Champions 7 Mei 2026 11:54 -
Liga Champions 7 Mei 2026 11:46
MOST VIEWED
- 4 Pemain Kunci di Balik Kesuksesan Inter Milan Meraih Scudetto Serie A
- Cesc Fabregas Menolak Arsenal dan Chelsea, Ada Pesan Bijak dari Mourinho
- Inter Milan Raih Scudetto, Lautaro Martinez Akui Sempat Ada Hal yang Tak Disukai dalam Tim
- Drama Serie A Semakin Gila: 4 Tim Berebut 2 Tiket Tersisa ke Liga Champions, Siapa Terpeleset?
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579778/original/084920500_1778074193-1001229925.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5575269/original/085785800_1778043070-IMG_1372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5580285/original/045177700_1778125488-1001219034.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579532/original/037409900_1778055361-1001229634.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4285931/original/044472500_1673259721-Tilang_Manual_Kembali_Diberlakukan_di_Jakarta-IQBAL_6.jpg)

