
Bola.net - Juventus sukses membungkam para pengkritiknya dengan cara yang brutal. Bianconeri melibas Cremonese tanpa ampun lewat skor telak 5-0 dalam lanjutan Serie A, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Si Nyonya Tua. Setelah sempat ditahan imbang Lecce, mereka kini mencatatkan dua kemenangan besar beruntun, termasuk saat menghajar Sassuolo 3-0 sebelumnya.
Tambahan tiga poin ini mendongkrak posisi Juventus di papan klasemen Liga Italia. Mereka kini menyamai perolehan poin Napoli dan AS Roma di peringkat ketiga dengan koleksi 39 angka.
Namun, di tengah pesta gol tersebut, dua pilar Juventus, Weston McKennie dan Khephren Thuram, memilih tetap membumi. Bagi mereka, ego pribadi tak lebih penting dari pencapaian kolektif tim.
Drama Gol dan Kontroversi VAR

Pesta gol Juventus diwarnai berbagai momen unik dan keberuntungan. Gol pembuka Gleison Bremer tercipta secara tidak sengaja ketika tembakan Fabio Miretti menghantam wajahnya dan memantul masuk ke gawang.
Jonathan David kemudian menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat, mencetak gol di dua laga berturut-turut. Kenan Yildiz turut mencatatkan nama di papan skor dengan memanfaatkan bola rebound penalti yang sempat ditepis Emil Audero.
Satu gol lainnya dianggap sebagai bunuh diri Filippo Terracciano akibat sapuan bola yang gagal di garis gawang. Weston McKennie akhirnya menutup pesta dengan sundulan tajam menyambut umpan silang Pierre Kalulu.
Laga ini juga tak lepas dari sorotan VAR. Cremonese sempat mendapat penalti yang kemudian dibatalkan setelah tekel Manuel Locatelli ditinjau ulang. Sebaliknya, penalti untuk Juventus diberikan karena handball Federico Baschirotto yang dinilai cukup kontroversial.
McKennie Kesampingkan Rekor Pribadi
Weston McKennie tampil impresif sebagai bagian dari trio penyokong striker. Meski mencetak gol penutup, gelandang asal Amerika Serikat ini menegaskan bahwa tiga poin adalah prioritas mutlak.
Ia menyoroti pentingnya hasil ini mengingat para pesaing di papan atas baru saja kehilangan poin.
"Dalam pertandingan seperti ini, yang terpenting adalah mendapatkan tiga poin, karena tim-tim di atas kami kehilangan poin. Selalu menyenangkan menang 5-0, bagi kami dan bagi para penggemar," ujar McKennie kepada Sky Sport Italia.
Pemain yang dikenal serba bisa ini juga menegaskan komitmennya untuk bermain di posisi mana pun yang dibutuhkan pelatih. Baginya, kontribusi nyata lebih berharga daripada statistik individu.
"Saya selalu siap membantu tim, yang terpenting bagi saya bukan mencetak gol, tetapi memenangkan pertandingan dan membantu skuad. Tentu saja selalu menyenangkan bisa mencetak gol, tetapi kemenanganlah yang utama," tegasnya.
Thuram Fokus Tatap Jadwal Neraka

Senada dengan McKennie, Khephren Thuram juga enggan terlena. Ia menyadari posisi tim di klasemen masih sangat dinamis karena para rival seperti Napoli, Milan, dan Inter masih memiliki satu laga tunda.
Gelandang muda ini memilih pendekatan bertahap dalam menatap sisa musim.
"Seperti yang saya katakan minggu lalu, kami bermain untuk memenangkan setiap pertandingan dan ingin berkembang hari demi hari, lalu kita lihat di mana kami berada di akhir musim," kata Thuram.
Thuram juga mengingatkan rekan-rekannya untuk segera mengalihkan fokus. Juventus akan menghadapi periode krusial yang bisa menentukan nasib mereka di dua kompetisi berbeda.
"Ini adalah bulan yang sangat penting yang akan datang, baik di Serie A maupun Liga Champions, kami memiliki pertandingan melawan Benfica yang akan menjadi fundamental bagi kami," pungkasnya.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 14 April 2026 11:52Spalletti Minta Manajemen Juventus Beli Kim Min-jae dari Bayern Munchen?
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 15 April 2026 06:37 -
Liga Champions 15 April 2026 06:35 -
Liga Inggris 15 April 2026 05:21 -
Liga Champions 15 April 2026 05:12 -
Liga Champions 15 April 2026 04:55 -
Liga Champions 15 April 2026 04:17
MOST VIEWED
- Gagal Geser Juventus di Peringkat 4 Klasemen Liga Italia, Begini Kata Fabregas
- Hasil Como vs Inter: Comeback Spektakuler Bikin Nerazzurri Semakin Dekat Menuju Scudetto
- Inter Milan Sikat Como dan Semakin Dekat Scudetto: Cristian Chivu Sindir Kebiasaan Conte dan Allegri
- Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555691/original/007997700_1776184139-IMG-20260414-WA0035.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555729/original/025458100_1776207041-Sekolah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555112/original/038608300_1776143033-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555450/original/095019900_1776157137-0d62d552-0268-4647-8237-59d3c34170a7.jpeg)

