
Bola.net - Allenatore AS Roma, Rudi Garcia, tak menganggap perselisihan yang terjadi antara Maicon dengan Mehdi Benatia sebagai suatu hal yang serius. Ia justru senang karena hal tersebut menunjukkan bahwa anak asuhnya memiliki karakter kuat yang bisa membantu performa tim.
Kedua pemain yang sama-sama menempati pos lini belakang Roma itu memang sempat bersitegang saat laga kontra Chievo memasuki waktu jeda di babak pertama. Saat itu, I Lupi sebenarnya sudah unggul 0-2 di laga yang dilangsungkan di Stadio Marc'Antonio Bentegodi tersebut.
Maicon sendiri langsung diganti oleh Vassilis Torosidis saat babak kedua dimulai. Garcia pun mengatakan bahwa keputusan mengganti bek asal Brasil tersebut bukan karena perselisihannya dengan Benatia, melainkan karena bek kanan tersebut mengalami cedera di kakinya.
"Saya mengganti Maicon dengan Torosidis karena pemain asal Brasil itu mengalami cedera di bagian lututnya," kelit pelatih asal Prancis tersebut seperti dilansir FourFourTwo.
"Maicon dan Benatia? Anda akan selalu mengalami perdebatan di tengah panasnya laga. Tim yang tak berkomunikasi adalah tim yang mati. Saya senang dengan karakter kuat yang ada dalam tim ini. Hal itu berimbas positif pada permainan kami," serunya. [initial]
(fft/dim)
Kedua pemain yang sama-sama menempati pos lini belakang Roma itu memang sempat bersitegang saat laga kontra Chievo memasuki waktu jeda di babak pertama. Saat itu, I Lupi sebenarnya sudah unggul 0-2 di laga yang dilangsungkan di Stadio Marc'Antonio Bentegodi tersebut.
Maicon sendiri langsung diganti oleh Vassilis Torosidis saat babak kedua dimulai. Garcia pun mengatakan bahwa keputusan mengganti bek asal Brasil tersebut bukan karena perselisihannya dengan Benatia, melainkan karena bek kanan tersebut mengalami cedera di kakinya.
"Saya mengganti Maicon dengan Torosidis karena pemain asal Brasil itu mengalami cedera di bagian lututnya," kelit pelatih asal Prancis tersebut seperti dilansir FourFourTwo.
"Maicon dan Benatia? Anda akan selalu mengalami perdebatan di tengah panasnya laga. Tim yang tak berkomunikasi adalah tim yang mati. Saya senang dengan karakter kuat yang ada dalam tim ini. Hal itu berimbas positif pada permainan kami," serunya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 20 Januari 2026 08:07Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
-
Liga Italia 19 Januari 2026 21:54Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
-
Liga Italia 19 Januari 2026 21:53 -
Liga Italia 19 Januari 2026 14:57Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 20 Januari 2026 08:31 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 08:25 -
Liga Champions 20 Januari 2026 08:25 -
Liga Italia 20 Januari 2026 08:24 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 08:14 -
Liga Italia 20 Januari 2026 08:07
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477572/original/086554700_1768872415-1001527539.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5435332/original/088670700_1765019529-IMG_20251206_174445.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477561/original/053463100_1768869641-1000518140.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477131/original/096817300_1768809757-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477548/original/051022700_1768861609-IMG_20260120_011736.jpg)

