
Bola.net - Pertemuan Juventus dan AC Milan di Allianz Stadium pada akhir pekan kemarin berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus puas bermain imbang dalam laga yang berjalan ketat sepanjang 90 menit.
AC Milan sejatinya punya peluang untuk membawa pulang tiga poin dari Turin. Dua peluang emas sempat didapat Rafael Leao, namun keduanya berakhir sia-sia.
Yang pertama, Leao menembak dari jarak dekat dengan kaki kirinya, namun bola hanya meluncur melebar di sisi gawang. Tak lama berselang, ia kembali memiliki peluang saat tinggal berhadapan dengan kiper, tetapi gagal menuntaskan dengan sempurna.
Kegagalan itu membuat Milan harus rela kehilangan peluang untuk meraih kemenangan penting, sementara Leao kembali menuai kritik atas penyelesaiannya yang kurang tajam.
Leao Tak Lagi Muda, Waktunya Tumbuh

Adrien Rabiot memberi komentar tajam soal performa Rafael Leao. Gelandang Juventus itu menilai, sudah saatnya bintang Portugal itu berhenti bergantung pada reputasi potensinya.
Rabiot menegaskan, usia 26 bukan lagi kategori muda untuk seorang pemain yang sudah lama berkiprah di level tertinggi. Ia menuntut Leao untuk mulai bertanggung jawab atas performanya sendiri.
“Ia pemain dengan potensi besar, tetapi di usia 26, kau tidak lagi muda,” kata Rabiot kepada Gazzetta. “Di usianya, tidak ada lagi waktu untuk disia-siakan; waktu berlalu dengan cepat. Akan sangat disayangkan jika dia hanya menjadi pemain yang berpotensi hebat. Saya harap ia menyadari bahwa ia memiliki apa yang dibutuhkan untuk bersaing dengan yang terbaik.”
Rabiot juga menyebut Leao harus memiliki determinasi seperti para pemain elite dunia. “Mungkin ia tidak memiliki tekad atau semangat seperti Modric, tetapi Leao perlu bertanya pada dirinya sendiri ke mana ia ingin pergi, apakah ia puas dengan apa yang telah dicapainya atau apakah tujuannya adalah untuk menjadi apa yang sebenarnya ia bisa,” lanjutnya.
Harapan Rabiot pada Allegri untuk Bantu Leao

Meski memberi kritik, Rabiot tetap optimistis dengan masa depan Leao. Ia percaya pelatih Massimiliano Allegri bisa menjadi sosok yang membantu Leao mencapai potensi terbaiknya.
Menurutnya, Allegri memiliki kemampuan luar biasa dalam memotivasi pemain dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Rabiot merasa, kehadiran pelatih asal Italia itu bisa menjadi titik balik karier Leao.
“Bagi kami, akan sangat disayangkan jika ia tidak menunjukkan potensi penuhnya dan tidak fokus 100% pada pekerjaannya,” ujar Rabiot. “Allegri tahu bagaimana cara mengeluarkan potensi terbaik dari para pemainnya. Saya harap ia juga memberikan dampak positif padanya. Mungkin bagi Leao, ini adalah kesempatan yang tepat.”
Kini, semua sorotan tertuju pada Leao. Ia harus membuktikan bahwa kritik Rabiot bukan tanpa dasar dan menunjukkan bahwa dirinya memang layak menjadi tumpuan utama Rossoneri di masa depan.
Klasemen Liga Italia
(Gazzetta)
Baca Juga:
- Buang-buang Peluang di Laga Juventus vs AC Milan, Rafael Leao Kena Damprat Allegri
- AC Milan vs Como di Australia: Pertandingan Gila yang Bikin Rabiot Emosi
- Laga Juventus vs AC Milan Ungkap Masalah Serius Rossoneri
- Fabio Capello Ungkap Kekurangan Besar AC Milan Musim Ini
- Allegri Ungkap Kunci agar Rafael Leao Bisa Jadi Mesin Gol Baru AC Milan
- Allegri Terharu di Allianz Stadium, tapi Ingatkan AC Milan Masih Punya PR Besar
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Mei 2026 00:00Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 31 Mei 2026 06:02Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
-
Liga Champions 31 Mei 2026 05:56Memuji Sikap Marquinhos
BERITA LAINNYA
-
italia 30 Mei 2026 22:27Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
-
italia 29 Mei 2026 18:26Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
-
italia 29 Mei 2026 08:11Inter Milan dan Liverpool Semakin Dekat Sepakati Transfer Curtis Jones
-
italia 29 Mei 2026 07:46Dari Conte ke Allegri, Napoli Mengulang Jejak Sejarah Juventus
-
italia 29 Mei 2026 01:00Inter Milan dan Liverpool Sedikit Lagi Sepakati Transfer Curtis Jones
SOROT
-
Liputan6 31 Mei 2026 02:28Deretan Fakta Menarik usai PSG Pertahankan Gelar Liga Champions
-
Liputan6 31 Mei 2026 02:14Alasan PSG dan Arsenal Tidak Dapat Penalti di Final Liga Champions
MOST VIEWED
Masterclass Atalanta: Ederson Dibeli Hanya Rp456 Miliar, Dijual ke Manchester United Rp1.09 Trilun
Juventus Fix Bakal Cuci Gudang di Musim Panas, Tapi 2 Pemain Ini Tidak Dijual!
Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
Here We Go! Massimiliano Allegri Jadi Pelatih Baru Napoli Pasca Dipecat Milan!
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7388762/original/064342500_1780168938-000_B4HM7QH-Luis_Enrique.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7387907/original/075064400_1780168203-000_B4HM32C.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579876/original/094143500_1778116913-000_B2339PT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7382320/original/037427000_1780162903-000_B4HG2PV.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212739/original/051133800_1746656674-PSG_ARSENAL_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238447/original/092890900_1748720316-AP25151698766567.jpg)

