FOLLOW US:


Profil AC Milan dan Prediksi di Serie A 2020-21

17-09-2020 14:12

 | Asad Arifin

Profil AC Milan dan Prediksi di Serie A 2020-21
AC Milan © AP Photo

Bola.net - AC Milan sudah sembilan tahun puasa gelar Scudetto. Pasca regenerasi pemain, I Rossoneri memang susah untuk tampil konsisten, bahkan Milan harus puas ketika hanya mampu bersaing di papan tengah Serie A.

Musim 2010/11 menjadi pencapaian terakhir mereka berjaya. Ketika itu AC Milan yang dilatih Massimiliano Allegri dan diperkuat pemain bintang top Eropa seperti Ronaldinho, Seedorf, Zlatan Ibrahimovic, Robinho, Andrea Pirlo, dan Thiago Silva bisa menjuarai Serie A.

Namun, setelah menorehkan prestasi gemilang tersebut. AC Milan seperti kehilangan sepak bola terbaiknya. Bahkan, Allegri akhirnya harus dipecat pada tahun 2013/14, setelah hanya mampu membawa I Rossoneri finish di posisi tujuh klasemen Serie A.

Pasca pemecatan Allegri, AC Milan total sudah melakukan delapan kali pergantian nahkoda tim dari Mauro Tassotti, Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi, Sinisa Mihajlovic, Cristian Brocchi, Vincenzo Montella, Gennaro Gattuso, hingga Marco Giampaolo.

Setelah bergonta-ganti pelatih selama lima tahun terakhir, akhirnya AC Milan berada di tangan yang tepat. Yap, dialah Stefano Pioli yang perlahan-lahan mulai membawa I Rossoneri kembali ke performa terbaiknya.

Walaupun sempat terseok-seok di laga awal Serie A. Pelatih berusia 54 tahun ini berhasil membawa AC Milan finish di posisi enam klasemen Serie A musim 2019/20.

Bahkan, AC Milan menunjukkan performa impresif dengan tidak terkalahkan dari 12 pertandingan terakhir sejak Serie A kembali dimulai pasca lockdown COVID-19. Sejumlah tim besar seperti AS Roma, Lazio, dan Juventus jadi korban keganasan Milan.

Selain itu, kembalinya bomber asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic pun menambah kepercayaan yang tinggi untuk skuad asuhan Stefano Pioli ini. Diyakini, efek kedatangan pemain berusia 38 tahun itu ke San Siro mengubah karakter dan mental bertanding Milan.

Tak hanya Ibrahimovic, adapun pemain lain seperti Donnarumma, Romagnoli, Kessie, Calhanoglu, Rebic, dan Samu Castillejo yang mempunyai peran sentral dalam membantu Milan tampil ganas setelah Serie A kembali dilanjutkan.

1 dari 5

Pelatih: Stefano Pioli

Pelatih: Stefano Pioli
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli. © AP Photo

Stefano Pioli ditunjuk sebagai pelaih AC Milan yang baru, guna menggantikan posisi Marco Giampaolo yang dipecat I Rossoneri. Pelatih berusia 54 tahun ini menandatangani kontrak berdurasi satu musim dengan Milan.

Tugas berat sudah menanti Pioli sejak kedatangannya ke San Siro pada tahun 2019. Pasalnya ketika Marco Giampaolo menjabat sebagai kepala pelatih bagi Milan, I Rossoneri hanya mampu menghasilkan 3 kemenangan dan telah kalah 4 kali dalam 7 pekan perdana Serie A.

Perlahan tapi pasti, akhirnya Pioli sudah mulai menemukan racikan yang tepat untuk AC Milan. Dengan skuad seadanya, Pioli berhasil membawa Milan bangkit dari keterpurukan.

Hasilnya, Milan berhasil tampil ganas dengan tak terkalahkan dalam 12 pertandingan pasca lockdown COVID-19 dengan rincian sembilan kali kemenangan dan tiga kali seri. Berkat torehan tersebut, I Rossoneri memperpanjang kontrak Pioli selama dua musim.

Pioli mengawali karir kepelatihan seniornya bersama klub Serie B, Salernitana. Selain itu ia pun pernah tercatat menahkodai beberapa klub Serie A seperti, Parma, Sassuolo, Palermo, Bologna, Lazio, hingga Inter Milan pada musim 2016/17.

Terakhir, Pioli menukangi Fiorentina selama 74 pertandingan sebelum digantikan Vincenzo Montella pada 9 April silam. Tetapi, pelatih asal Italia pun sempat dipuji karena dapat menyatukan Fiorentina setelah kematian tragis kapten Davide Astori.

Namun, selama itu Pioli belum pernah mempersembahkan trofi bagi klub yang pernah ia tangani. Pencapaian terbaiknya, ketika pernah membawa Lazio lolos ke babak play off Liga Champions.

2 dari 5

Pemain Kunci: Zlatan Ibrahimovic

Pemain Kunci: Zlatan Ibrahimovic
Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic © AP Photo

Ibrahimovic akhirnya kembali ke San Siro setelah hampir delapan tahun berpindah-pindah klub top Eropa lainnya. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa bomber asal Swedia ini adalah salah satu pencetak gol ulung di Eropa.

Ibra mempunyai kenangan yang cukup manis dengan Milan. Pasalnya, ia pernah membawa I Rossoneri menjuarai Serie A 2010/11. Tak hanya itu, Ibra pun pernah menjadi top scorer di Serie A 2011/12 ketika membela AC Milan.

Di usianya yang sudah menginjak 38 tahun, Ibrakadabra ternyata masih memiliki kekuatan fisik yang tidak bisa dianggap remeh dan mempunyai stamina yang kuat. Ia masih mampu bermain selama 90 menit pertandingan dan kerap kali mencetak gol.

Musim lalu, ketika Ibra pulang ke San Siro. Ia berhasil membawa kepercayaan yang tinggi bagi skuad AC Milan, terbukti mantan pemain Manchester United ini berhasil membawa I Rossoneri tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir di Serie A.

Selain itu, kapten timnas Swedia ini pun turut memberikan kontribusi yang besar bagi Milan. Dengan membukukan 11 gol dan 5 assist di Serie A musim 2019/20.

Mengingat peran sentral Ibra di lini depan Milan, maka tidak diragukan lagi kalau ia akan menjadi pemain kunci bagi I Rossoneri musim 2020/21.

3 dari 5

Bursa Transfer AC Milan

Transfer Masuk

  • Ante Rebic (Eintracht Frankfurt)
  • Brahim Diaz (Real Madrid)
  • Pierre Kalulu (Olympique Lyon B)
  • Ciprian Tatarusanu (Olympique Lyon)
  • Simon Kjaer (Sevilla FC)
  • Alexis Saelemaekers (RSC Anderlecht)
  • Sandro Tonali (Brescia)

Transfer Keluar

  • Asmir Begovic (Bournemouth)
  • Alessandro Plizzari (Reggina)
  • Giacomo Bonaventura (Fiorentina)
  • Pepe Reina (Lazio)
  • Lucas Biglia (Karagumruk)
  • Gustavo Gomez (Palmeiras)
  • Ricardo Rodriguez (Torino)
  • Andre Silva (Eintracht Frankfurt)
  • Suso (Sevilla FC)
4 dari 5

Prediksi Klasemen

Stefano Pioli sepertinya sudah mulai menemukan racikan yang tepat untuk I Rossoneri. Terbukti di musim lalu, dengan skuad seadanya Milan dapat menorehkan catatan impresif. Tentu ini menjadi sebuah titik balik bagi para pemain Milan yang haus akan gelar dan kemenangan.

Apabila Milan mampu mempertahankan permainan yang konsisten seperti sebelumnya. Maka, bukan hal yang mustahil Ibrahimovic dkk dapat bersaing di lima besar klasemen Serie A musim depan.

5 dari 5

Jadwal 5 Laga Pertama AC Milan di Serie A 2020/2021

22/09/20 Milan vs Bologna

27/09/20 Crotone vs Milan

04/09/20 Milan vs Spezia

17/10/20 Inter Milan vs Milan

25/10/20 Milan vs Roma

Sumber: Transfermarkt, Soccerway

(Bola.net/Hendra Wijaya)