
Bola.net - Setiap perjalanan panjang sebuah media selalu memiliki momen pergantian kepemimpinan. Di balik perubahan tersebut, ada estafet yang membawa tanggung jawab baru untuk menjaga identitas, kualitas, dan arah redaksi ke depan.
Mulai Juli 2026, Bola.net memasuki fase baru dengan perubahan posisi Pimpinan Redaksi. Darojatun yang sebelumnya memimpin redaksi Bola.net mendapat tugas baru sebagai VP of External Communication & Grant Specialist.
Posisi tersebut kemudian dipercayakan kepada Edu Krisnadefa. Sosok yang sudah lama berkecimpung di dunia jurnalistik Indonesia itu akan menjadi pengarah utama bagi perjalanan redaksi Bola.net ke depan.
Pergantian ini bukan sekadar perubahan jabatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga fondasi yang sudah dibangun sekaligus menghadirkan perkembangan baru bagi salah satu media olahraga digital terbesar di Indonesia.
Dari Darojatun ke Edu Krisnadefa: Melanjutkan Fondasi yang Sudah Dibangun

Selama menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Bola.net, Darojatun berperan dalam membangun arah redaksi yang kuat dengan fokus pada jurnalisme olahraga, khususnya sepak bola. Kini, ia mendapatkan amanah baru dalam peran yang lebih luas.
Dalam tugas barunya, Darojatun tetap akan terlibat dalam pekerjaan editorial. Ia juga akan mengawasi konten yang diproduksi oleh Tim Pemeriksa Fakta di Liputan6.com dan Merdeka.com sebagai bagian dari tanggung jawab barunya, khususnya dalam mendukung komitmen KPI kepada IFCN.
"Saya akan terus terlibat dalam pekerjaan editorial dan akan mengawasi konten yang diproduksi oleh Tim Pemeriksa Fakta di Liputan6.com dan Merdeka.com sebagai bagian dari tanggung jawab baru saya, khususnya dalam mendukung komitmen KPI kami kepada IFCN," kata Darojatun.
Bagi Bola.net, kepemimpinan Darojatun meninggalkan fondasi penting dalam pengembangan redaksi. Nilai kerja jurnalistik, kedalaman konten, hingga konsistensi menghadirkan informasi olahraga menjadi bagian dari perjalanan yang akan terus dilanjutkan.
Tongkat estafet tersebut kini berada di tangan Edu Krisnadefa. Kehadiran Edu membawa pengalaman panjang dari berbagai platform media nasional dengan rekam jejak lebih dari dua dekade.
Edu Krisnadefa bukan nama baru dalam dunia jurnalistik Indonesia. Ia menempuh pendidikan S1 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta dan lulus pada 1998, sebelum melanjutkan pendidikan S2 di Fakultas Hukum Bisnis Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 2005.
Perjalanan karier Edu dimulai dari dunia media olahraga. Ia pernah bergabung dengan Majalah Sportif pada periode 2000-2005, kemudian melanjutkan kiprah di Harian TopSkor pada 2005-2015.
Sejak 2015, Edu berkarier di Liputan6.com dan terlibat dalam perkembangan industri media digital. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting saat kini dipercaya memimpin Bola.net.
Edu Krisnadefa dan Tantangan Baru Redaksi Bola.net

Sebagai pemimpin baru, Edu memahami bahwa dunia media olahraga terus bergerak cepat. Perubahan perilaku pembaca, perkembangan teknologi, hingga tuntutan informasi real-time menjadi tantangan yang harus dijawab redaksi.
"Kepada seluruh awak redaksi Bola.net, mohon supportnya, terutama komunikasi dan diskusi terkait konten yang akan disajikan. Sebab, redaksi yang baik lahir dari ruang diskusi, dari reporter hingga pemimpin redaksi," kata Edu Krisnadefa.
Edu menilai ruang diskusi menjadi salah satu elemen penting dalam membangun redaksi yang kuat. Menurutnya, kualitas sebuah media lahir dari kolaborasi seluruh elemen di dalamnya.
"Tantangan media olahraga hari ini adalah kecepatan vs akurasi. Untuk konteks Bola.net, perlu juga mempertahankan trade mark yang saat ini sudah jadi keunggulan kita, kuat dalam isu sepak bola nasional."
Pengalaman panjang Edu di media olahraga menjadi modal untuk menjaga karakter kuat Bola.net. Pemahaman terhadap sepak bola nasional dan dinamika industri olahraga menjadi bagian penting dalam menghadirkan konten yang relevan bagi pembaca.
Edu juga memiliki hubungan profesional yang panjang dengan Darojatun. Keduanya sudah saling mengenal sejak awal perjalanan sebagai wartawan pada awal 2000-an.
"Saya mengenal Pak Jatun sudah lama sekali, sejak pertama kali jadi wartawan, sekitar awal tahun 2000-an. Jadi, ini sebuah kehormatan bagi saya, melanjutkan apa yang sudah dibangun Pak Jatun selama ini bersama Bola.net," kata Edu Krisnadefa.
Dengan pengalaman tersebut, Edu melihat pergantian kepemimpinan ini sebagai proses meneruskan perjalanan yang sudah berjalan. Fokus utamanya adalah menjaga kualitas sekaligus membawa redaksi berkembang menghadapi tantangan baru.
"Terima kasih kepada Pak Darojatun atas fondasi redaksi Bola.net yang sudah dibangun selama ini. Tugas saya merawatnya dan meningkatkannya menjadi lebih baik lagi," tutup pria lulusan Universitas Muhammadiyah Jakarta itu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 11:39Prediksi Chelsea vs Man City di Final Piala FA, 16 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 20:30Link Streaming AC Milan vs Manchester United Malam Ini, 15 Agustus 2026
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:40Dukungan Youri Tielemans untuk Kobbie Mainoo: Dia Masa Depan MU!
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:03Link Streaming Chelsea vs Real Sociedad Sabtu 15 Agustus 2026
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:00Arsenal Inginkan Jarell Quansah, Bayer Leverkusen: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 18:40Arti Penting Laga Kontra AC Milan Bagi Manchester United
BERITA LAINNYA
-
lain lain 15 Agustus 2026 08:00Biar Pede dari Menit Pertama, Ini Strategi Grooming Simpel buat Pria Aktif
-
lain lain 14 Agustus 2026 15:04Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
-
lain lain 12 Agustus 2026 17:23Hobi Nonton Film Kini Bisa Jadi Konten Kreator lewat Moviefluencer
-
lain lain 11 Agustus 2026 15:15Sport Enthusiast Wajib Tahu, Begini Cara Tetap Fresh Setelah Main Bola dan Futsal
-
lain lain 10 Agustus 2026 09:31Full-Time, Saatnya Balik Fresh! Ini Grooming Simpel Buat Cowok yang Hobi Main Bola
SOROT
-
Liputan6 15 Agustus 2026 22:3010 Polisi Terluka Kawal Demo KNPB di Papua
-
Liputan6 15 Agustus 2026 22:02Mensesneg Pastikan Pemberian Kewarganegaraan Ganda Selektif
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:51Cerita Petani dan Buruh Pabrik Diundang Prabowo Ikut Upacara di Istana
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:41Tangis Haru Gladys Video Call Orang Tua Usai Dikukuhkan Jadi Paskibraka
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:25Prabowo Kirim 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:12Update Korban Gempa NTT: 47 Meninggal Dunia, 157 Rumah Rusak Berat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325034/original/057524500_1786792871-KNPB-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325101/original/085744100_1786805485-IMG-20260815-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325094/original/079301000_1786804905-IMG-20260815-WA0137.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325087/original/002471800_1786803945-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_21.19.04__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325085/original/041166800_1786803140-292961.jpg)
