
Bola.net - Pelatih Bayern Munich, Josep Guardiola, mengaku dirinya membenci istilah tiki-taka, yang sebelumnya digunakan untuk menyebut permainan indah yang diperagakan oleh mantan klubnya, Barcelona.
Namun demikian, sosok yang akrab disapa Pep tersebut menjelaskan pentingnya mempertahankan penguasaan bola dalam membangun serangan ke daerah pertahanan lawan.
"Saya benci tiki-taka," tutur Guardiola menurut laporan reporter.
"Penguasaan bola hanyalah alat untuk membuat tim anda lebih terorganisir dan menyebabkan lawan anda menjadi tak teratur. Jika tidak ada operan yang bagus sebelumnya, maka transisi antara menyerang dan bertahan mustahil terjadi. Mustahil," pungkasnya. [initial]
(tfa/rer)
Namun demikian, sosok yang akrab disapa Pep tersebut menjelaskan pentingnya mempertahankan penguasaan bola dalam membangun serangan ke daerah pertahanan lawan.
"Saya benci tiki-taka," tutur Guardiola menurut laporan reporter.
"Penguasaan bola hanyalah alat untuk membuat tim anda lebih terorganisir dan menyebabkan lawan anda menjadi tak teratur. Jika tidak ada operan yang bagus sebelumnya, maka transisi antara menyerang dan bertahan mustahil terjadi. Mustahil," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 14 Mei 2026 05:21Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
-
liga eropa lain 12 Mei 2026 19:37Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
