
Bola.net - Angel Di Maria membantah kalau timnya, PSG, telah membuat kompetisi Ligue 1 menjadi tidak lagi seru dengan dominasinya. Pria berkebangsaan Argentina itu menjadikan Liverpool dalam ajang Premier League sebagai penguat argumennya.
Sejak dibeli Qatar Sport Investments (QSI) pada tahun 2011 silam, wajah PSG berubah drastis. Mereka menjadi klub kaya raya dengan dan telah menghabiskan banyak uang untuk belanja pemain bintang seperti Neymar dan Kylian Mbappe.
Lalu, dominasi dimulai pada musim 2012/13. Trofi juara Ligue 1 tidak pernah lepas dari genggaman klub berjuluk Les Parisiens sampai musim kemarin. Bahkan mereka pun berpeluang untuk mempertahankan gelarnya di musim ini.
Hal yang sama juga terjadi kepada Liverpool. Pada musim ini, mereka tampak dominan di ajang Premier League. Sebagai informasi, klub besutan Jurgen Klopp itu menduduki puncak klasemen Premier League dengan keunggulan 22 poin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ligue 1 Semakin Berkembang
Banyak yang berkata kalau kompetisi selain Premier League, seperti Ligue 1 dan Serie A, tidak lagi seru untuk diikuti karena kurangnya persaingan. Ya, Serie A juga sedang didominasi oleh Juventus dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
Namun Di Maria tidak sepakat dengan argumen tersebut, terlebih jika menjurus ke Ligue 1. Baginya, ajang tertinggi di Prancis tersebut terus mengalami perubahan positif dalam setiap musimnya dari segi persaingan antar tim.
"Setiap musim, tim menjadi lebih kuat, rasanya semakin berat untuk menang. Dua musim pertama saya di sini... saya tidak bilang mereka mudah tapi lawan tidak sekuat yang sekarang," ujar Di Maria kepada Ligue 1.
"Sedikit demi sedikit, liga menjadi lebih kompetitif, semakin sulit untuk menang. Tim mulai tahu cara menghadapi kami. Pelatih telah merumuskan rencana melawan PSG, Marseille, Lyon. Ini penting dan saya pikir ini membantu liga tumbuh," lanjutnya.
Coba Lihat Liverpool!
Jelas saja kalau mantan penggawa Real Madrid tersebut tidak terima kalau Ligue 1 dianggap tidak seru. Ia menyasar Liverpool yang sedang mendominasi Premier League dan secara praktik hampir tidak tersentuh oleh para pesaingnya.
"Banyak yang merasa liga semakin melemah ketimbang yang lain tapi lihatlah liga yang lain, lihatlah Inggris!" tambah pria berumur 31 tahun tersebut.
"Liverpool unggul jauh, dan saat kami membangun keunggulan yang serupa ini karena liga tidak bagus?! Nama-nama bintang lebih sedikit di sini, tapi liga berjalan dengan sangat kompetitif," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Survey Mengungkapkan Mayoritas Fans Bola Inggris Tak Puas Dengan VAR
- Gara-gara Liverpool Mainkan Skuat Junior, Shrewsbury Rugi Rp8.9 Miliar
- Liverpool Disarankan Tendang Mohamed Salah Jika Kylian Mbappe Datang
- Ini Alasan Mengapa Manchester City Jadi Bapuk dan Tak Setangguh Musim Lalu
- Ingin Perbaiki Musim? Manchester City Harus Juara Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 14 Mei 2026 05:21Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
-
liga eropa lain 12 Mei 2026 19:37Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
