FOLLOW US:


Thiago Silva Akui Pandemi Virus Corona Membuat Dirinya Ketakutan

20-03-2020 20:45

 | Dimas Ardi Prasetya

Thiago Silva Akui Pandemi Virus Corona Membuat Dirinya Ketakutan
Thiago Silva, Brasil © AP Photo

Bola.net - Bek PSG Thiago Silva mengakui bahwa pandemi Virus Corona yang terjadi saat ini membuatnya merasa ketakutan.

Virus Corona telah memaksa kompetisi Ligue 1 terhenti untuk sementara. Semua aktivitas sepak bola di Prancis disetop hingga ada pengumuman lebih lanjut dari LFP.

Kesempatan ini digunakan oleh Thiago Silva untuk balik ke negara asalnya, Brasil. Kini, bek berusia 35 tahun itu menjalani masa karantina di kediamannya.

1 dari 2

Silva Akui Takut

Thiago Silva mengatakan saat ini merupakan masa-masa sulit bagi semua orang, termasuk dirinya. Terlebih dalam situasi karantina yang wajib dijalani. Ia pun tak malu mengakui bahwa situasi ini sebenarnya membuat nyalinya ciut.

“Saya tiba kemarin (Rabu) setelah penerbangan yang agak sepi. Di sini (di Rio de Janeiro), saya dalam karantina. Ini adalah situasi yang tidak mudah tetapi manusia memiliki kapasitas yang luar biasa untuk adaptasi," ucapnya kepada SporTV, seperti dilansir Goal International.

"Bagaimana saya akan menjaga diri saya dalam kondisi yang baik? Ini akan menjadi rumit di Paris seperti di sini. Di Paris, pusat-pusat pelatihan telah ditutup, klub juga. Dan di Brasil, mereka hanya membuat keputusan yang sama. Kami akan mencoba untuk berlari-lari tetapi akan lebih sulit untuk memperkuat tubuh atau hal semacam itu."

"Anda juga harus memperhatikan makanan. Kita tidak sedang berlibur. Ini momen refleksi. Kita semua takut dengan apa yang terjadi," seru Silva.

2 dari 2

Harapkan Brasil Tiru Prancis

Thiago Silva memuji tindakan cepat Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam menangani banyak masalah yang timbul dari wabah Covid-19. Eks bek AC Milan ini pun meminta semua pihak di Brasil untuk bertanggung jawab dan mencoba untuk menghentikan penyebaran virus tersebut.

"Presiden Macron mengambil inspirasi dari situasi di Italia untuk mengambil langkah-langkah penahanan. Tetapi, bahkan dengan memperhatikan apa yang terjadi di negara tetangganya itu, Prancis belum benar-benar berhasil melindungi dirinya sendiri."

"Di Brasil, kami mungkin masih punya waktu. Saya berharap krisis tidak akan sekeras di Eropa. Ini adalah harapan kami."

"Saya berharap orang-orang akan menyadari keseriusan situasi secepat mungkin. Saya harap pantai-pantai akan kosong. Ini bukan liburan sekolah. Ini momen refleksi. Anda harus tinggal di rumah berharap semuanya akan kembali normal sesegera mungkin."

Sejauh ini di Brasil, Virus Corona itu telah mengakibatkan jatuhnya 10 korban jiwa. Namun baru-baru ini negeri Samba itu menutup sejumlah perbatasannya agar penyebaran virus tidak makin meluas.

(Goal International)