
Bola.net - Pemerintah tengah menggodok sebuah terobosan kebijakan untuk mengatasi masalah perumahan nasional. Wacana ini berpotensi memangkas harga rumah tapak hingga separuh dari harga saat ini.
Gagasan utamanya adalah pemberian subsidi tanah yang didorong oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah. Skema ini diharapkan menjadi solusi konkret atas tingginya harga properti yang sulit dijangkau masyarakat.
Langkah ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak dari lebih dari 15 juta keluarga yang belum memiliki hunian layak. Dengan demikian, pemerintah menargetkan pasar yang sudah jelas dan masif.
Strategi ini tidak hanya berhenti pada pemotongan harga, namun juga mencakup reformasi kelembagaan dan skema pendanaan baru yang akan dibahas lebih lanjut dalam ulasan berikut.
Fokus pada Subsidi Aset Tanah Negara

Pemerintah merancang pendekatan yang berbasis pasar, namun dengan intervensi negara pada komponen paling krusial, yaitu tanah. Fokus utamanya adalah pemanfaatan aset tanah milik negara, termasuk yang dikelola oleh BUMN.
Melalui skema ini, harga rumah diharapkan dapat ditekan secara signifikan, memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Kita akan mulai dari aset tanah negara, termasuk dari BUMN. Jika tanah disubsidi, harga rumah bisa turun hingga 50 persen untuk rumah tapak, bahkan bisa 20-40 persen untuk vertikal," kata Fahri Hamzah dalam keterangan tertulisnya.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya merealisasikan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto. Program pembangunan 3 juta rumah ditargetkan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah.
Reformasi Kelembagaan dan Pemetaan Kebutuhan
Untuk memastikan program berjalan efektif, pemerintah juga mengusulkan adanya reorientasi peran Perum Perumnas. BUMN ini didorong untuk berfungsi sebagai lembaga off-taker atau penyerap hasil produksi, serupa dengan peran Bulog di sektor pangan.
Menurut Fahri Hamzah, adanya angka backlog yang pasti membuat pemerintah tidak perlu lagi mengkhawatirkan sisi pemasaran.
"Dengan backlog 15 juta keluarga, pasar perumahan rakyat itu sudah jelas. Tidak perlu lagi berpikir soal pemasaran, tinggal negara menyiapkan institusinya," imbuhnya.
Data kebutuhan ini telah dipetakan secara detail berdasarkan analisis data Badan Pusat Statistik (BPS). Segmentasinya mencakup keluarga yang belum memiliki rumah, menempati hunian tidak layak, hingga yang masih tinggal di properti milik orang lain.
Di samping itu, program ini juga akan menyasar wilayah perdesaan. Titik beratnya adalah rehabilitasi rumah melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Strategi Terintegrasi dan Skema Pendanaan
Fahri menegaskan bahwa program ini memandang renovasi sebagai bagian tak terpisahkan dari penyediaan hunian. Hal ini didasari pemahaman bahwa kebutuhan masyarakat tidak selalu berupa rumah baru.
"Renovasi rumah harus dilihat sebagai bagian integral dari pembangunan rumah karena kebutuhan rakyat tidak selalu rumah baru, tapi rumah yang layak," jelasnya.
Untuk menjamin transparansi dan efisiensi distribusi, skema ini akan melibatkan pemberdayaan koperasi bahan bangunan. Koperasi Desa Merah Putih direncanakan menjadi mitra untuk menyalurkan material kepada para penerima bantuan.
Pemerintah menargetkan kontribusi signifikan dari strategi terintegrasi ini terhadap pertumbuhan ekonomi nasional hingga 1,3 persen. Kajian mendalam mengenai sumber pendanaan pun tengah dilakukan secara serius.
"Kami tengah mengkaji peluang pendanaan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta pembiayaan dari lembaga pembangunan multilateral (MDB) yang potensinya mencapai USD 4,5 miliar," pungkas Fahri Hamzah.
Advertisement
Berita Terkait
-
News 6 Januari 2026 21:54CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
-
News 6 Januari 2026 21:46Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
-
News 5 Januari 2026 09:11Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
-
News 4 Januari 2026 15:41Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
news 31 Oktober 2026 17:13BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
-
news 27 Oktober 2026 17:27BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
-
news 26 Oktober 2026 05:39BRI Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Fraud dalam Kasus KUR Fiktif BRI Kepanjen
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
