Maruarar Sirait Sambut Investasi China: Bukan Sekadar Jangka Pendek

Maruarar Sirait Sambut Investasi China: Bukan Sekadar Jangka Pendek
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait. (c) AP Photo

Bola.net - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa arus investasi dari China ke Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam 10 tahun terakhir. Menurutnya, peningkatan ini menjadi cerminan eratnya hubungan diplomatik kedua negara.

Ara, sapaan akrab Maruarar, menyampaikan hal tersebut saat memberikan pidato kunci pada acara peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-China di Jakarta, Senin lalu.

"Indikasinya jelas, investasi dari kedua negara makin meningkat dari waktu ke waktu. Kunjungan para pemimpinnya juga makin intensif. Kerja sama dan acara bersama makin banyak. Saya pikir ini adalah tanda-tanda suatu hubungan yang saling menghargai, yang saling menguntungkan, dilandaskan saling percaya," ujarnya, dikutip dari Antara, Selasa (26/8/2025).

Indonesia Terbuka dengan Investasi

Ara mencontohkan salah satu investasi besar asal China, yakni proyek baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat. Proyek strategis ini merupakan kerja sama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan perusahaan teknologi baterai asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).

"Saya menyaksikan sendiri investasi yang cukup besar sudah mulai hadir dan juga akan disusul, saya dengar dari (CEO Danantara) Pak Rosan juga kemarin, cukup banyak investasi-investasi dari China yang akan masuk ke Indonesia dalam waktu yang kedepannya," ucapnya.

Lebih lanjut, Ara menegaskan bahwa Indonesia membuka pintu bagi investasi dari negara mana pun, selama membawa manfaat nyata bagi kepentingan nasional. Ia menekankan, Indonesia tidak membutuhkan investasi jangka pendek, melainkan investasi yang bisa menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Tren Positif dalam Hubungan Bilateral

Dalam momentum 75 tahun hubungan Indonesia-China, Ara menyampaikan harapannya agar semakin banyak investasi jangka panjang yang masuk ke Indonesia.

"Saya berani mengatakan China adalah negara yang tren sangat positif dalam investasi dan bisa saling menghargai dalam hubungan politik luar negeri antara Indonesia dan negara lain. Nah semoga itu bisa terus dilanjutkan dan itu akan juga positif bagi rakyat dan bangsa kami," tutur Ara.

Sebagai tambahan informasi, nilai perdagangan bilateral Indonesia-China sepanjang Januari–Mei 2025 mencapai 62,96 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.023 triliun. Angka ini naik 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Disadur dari Liputan6: Arthur Gideon, 26 Agustus 2025