FOLLOW US:


Kalahkan Mokoena, Daud Yordan Raih Gelar Ganda Tinju Dunia

17-11-2019 16:32

 | Richard Andreas

Kalahkan Mokoena, Daud Yordan Raih Gelar Ganda Tinju Dunia
Pino Bahari (Kiri) dan Daud Yordan (Kanan) © Bola.net/Dendy Gandakusumah

Bola.net - Daud Yordan sukses merebut dua gelar juara dunia versi International Boxing Association (IBA) dan World Boxing Organisation (WBO) Oriental kelas welter junior. Petinju berjuluk Cino ini sukses mengalahkan Michael Mokoena pada pertandingan yang digelar di pelataran parkir Jawa Timur Park 3 Kota Batu, Minggu (17/11).

Dalam pertarungan ini, Cino sukses menang TKO dari Mokoena pada ronde kedelapan.

Pada ronde-ronde awal, Cino tampak masih menakar kekuatan lawan. Petinju berusia 32 tahun ini belum terlalu meladeni gebrakan Mokoena, yang memilih untuk langsung bermain agresif.

Cino bahkan sempat membuat para pendukungnya deg-degan, setelah sempat beberapa kali terdesak. Namun, ia kemudian mampu menguasai keadaan dan melanjutkan pertandingan.

Memasuki ronde keenam, Cino mulai tancap gas. Bermain agresif, petinju asal Kalimantan Barat ini mampu menekan Mokoena. Beberapa kali kombinasi pukulannya mendarat di tubuh petinju yang usianya lebih muda tersebut.

Puncaknya, usai bertarung sengit pada ronde kedelapan, Mokoena terbungkuk. Ia tak mampu menggerakkan lengan kirinya, yang mengalami cedera. Walhasil, wasit mulai menghitung dan sampai hitungan kesepuluh, Mokoena tak bisa lagi melanjutkan pertarungan.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 1

Sempurnakan Raihan Ongen Rakasiwi

Kemenangan Cino ini sekaligus menggenapi raihan kompatriotnya, Ongen Rakasiwi. Petinju yang juga berlatih di sasana Daud Yordan ini sebelumnya sukses meraih gelar juara dunia kelas bulu super versi International Boxing Association.

Dalam pertandingan melawan petinju Filipina, Marco Demecillo, Ongen menang mutlak. Dari tiga hakim pada pertandingan tersebut, petinju yang juga berstatus sebagai prajurit TNI ini menang 116-112, 118-110, dan 116-112.

Bagi Ongen suksesnya tersebut terhitung sangat istimewa. Pasalnya, ia meraih gelar juara dunia sebelum sampai melakoni 10 laga.

Ongen sendiri sejauh ini baru menjalani delapan pertandingan, yang kesemuanya ia menangi. Dari delapan pertandingan tersebut, tujuh di antaranya berakhir dengan kemenangan knock out.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)