
Pemerhati olahraga nasional, M Nigara mengatakan melihat fakta yang ada dimana Kemenpora mengingkari hasil keputusan PTUN dan PTTUN, Kemenpora dinilai sudah hilang bernegara berazaskan demokrasi.
"Melihat fakta yang ada, apa yang ada di kementerian itu tampaknya sudah jauh dari falsafah bernegara yang berazaskan demokrasi," kata M Nigara kepada Bola.net, Rabu (9/3).
"Menpora terlihat jelas sedang menerapkan pola cengkraman kekuasaan seperti negara-negara yang berazaskan kerajaan di mana negara di atas segalanya.Bahkan dengan caranya itu menpora terlihat dengan jelas sedang berperan sebagai seorang diktator yang tak mau dikalahkan," tambah wakil Komisi Banding PSSI tersebut.
Dalam kondisi carut marut pembinaan yang terjadi akibat sikap Menpora tersebut, M Nigara menyebut Menpora Imam Nahrawi layak untuk segera diganti.
"Dalam situasi yang seperti ini, hanya ada satu jalan, menpora mundur atau dimundurkan. Bayangkan, jika hal ini dibiarkan, pelajaran apa yang akan diberikan untuk rakyat?."
"Dalam kampanye Pilpres yang lalu, salah satu agenda Jokowi-JK adalah membuat hukum sebagai panglima. Jika ada pejabatnya yang tak patuh pada hukum, lalu apa yang mesti dilakukan?" tutupnya. [initial]
Baca Ini Juga:
- Sanksi Menungu Kemenpora Jika Tak Cabut SK Pembekuan PSSI dalam 21 Hari
- Ihwal Putusan Mahkamah Agung, Ini Kata Arema Cronus
- Menpora Belum Dengar Kabar Kekalahan di Mahkamah Agung
- Roy Suryo Sebut Imam Nahrawi Merusak Olahraga
- La Nyalla Minta Joko Widodo Ganti Menpora Imam Nahrawi
- Soal Rio Haryanto, Kemenpora Kirim Surat ke Garuda
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 11:27Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 11:33Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembali ke Jalan yang Benar
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:50KAI Butuh Rp 350 Triliun Menghubungkan Jalur Kereta di Sumatera
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:43Daftar Tersangka Pemerasan WNA, Ada Nama Wamen Imipas Silmy Karim
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:36Modus Dugaan Korupsi Silmy Karim Saat Menjabat Dirjen Imigrasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7731729/original/092156000_1780537045-IMG-20260603-WA0068.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7687837/original/062556100_1780484808-0L5A9215.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734488/original/044458100_1780540374-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734493/original/027373100_1780540375-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734487/original/022071200_1780540374-1.jpg)
