3 Rookie 2019 Sudah Juarai MotoGP, Kapan Miguel Oliveira Menyusul?

Anindhya Danartikanya | 8 November 2022 14:43
3 Rookie 2019 Sudah Juarai MotoGP, Kapan Miguel Oliveira Menyusul?
Joan Mir, Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia, dan Miguel Oliveira (c) Suzuki Racing, Yamaha MotoGP, Ducati Corse, KTM Im

Bola.net - Dengan suksesnya Francesco Bagnaia mengunci gelar dunia MotoGP 2022 di Valencia, Spanyol, Minggu (6/11/2022), maka 3 dari 4 rookie alias debutan 2019 sudah jadi juara kelas para raja. Seperti yang diketahui, Joan Mir dan Fabio Quartararo masing-masing menjuarai musim 2020 dan 2021. Lalu, kapan Miguel Oliveira menyusul?

Keempat rider ini sama-sama naik kelas dari Moto2 ke MotoGP pada 2019. Mereka pun punya prestasi mentereng. Kala itu, Mir punya gelar dunia Moto3 2017, Quartararo punya gelar CEV Moto3 (kini JuniorGP) 2013 dan 2014, Bagnaia punya gelar dunia Moto2 2018, sementara Oliveira adalah runner up Moto3 2015 dan Moto2 2018.

Sampai kini, mereka masih dinilai sebagai salah satu deretan rookie tertangguh dalam sejarah MotoGP yang digulirkan sejak 2002 sebagai pengganti GP500. Mereka pun membuktikannya, karena Mir, Quartararo, dan Bagnaia sudah jadi juara dunia MotoGP. Oliveira, meski belum juara, juga punya catatan fantastis di kelas tertinggi.

1 dari 3 halaman

Sebut Pecco Bagnaia Lebih Tangguh

Sebut Pecco Bagnaia Lebih Tangguh

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira (c) KTM Images

Prestasi terbaik Oliveira di MotoGP adalah peringkat 9 di klasemen pembalap pada 2020. Selama empat tahun berlaga di kelas para raja, ia mengoleksi 7 podium, yang 5 di antaranya merupakan kemenangan. Semuanya ia raih bersama KTM, yang dikenal dengan motornya yang sulit dijinakkan. Musim ini, ia bahkan 2 kali menang.

Lewat MotoGP.com, Oliveira mengomentari sengitnya persaingan Bagnaia dan Quartararo dalam berebut gelar. "Musim ini tak biasa. Fabio tak memulai musim terlalu baik, dan Pecco memulai musim jauh lebih buruk. Anda bisa saja tampil konsisten, tetapi jika ada rider lain yang menang di tiap balapan, maka sulit jadi juara," ujarnya.

Oliveira menyatakan, meski gagal mempertahankan gelar, Quartararo patut dipuji karena mampu memaksa perebutan gelar sampai ke seri terakhir. Padahal, Yamaha mengalami begitu banyak persoalan teknis. Namun, Quartararo malah sukses meraih 7 podium dan 3 kemenangan ketika 3 rider Yamaha lainnya sangat loyo.

2 dari 3 halaman

Ingin Ikut Ramaikan Perebutan Gelar

Miguel Oliveira, Fabio Quartararo, Joan Mir, dan Pecco Bagnaia di MotoGP Argentina 2019. (c) YouTube/MotoGPMiguel Oliveira, Fabio Quartararo, Joan Mir, dan Pecco Bagnaia di MotoGP Argentina 2019. (c) YouTube/MotoGP

"Fabio tentu tampil dalam tekanan, tetapi ia sudah benar-benar mengerahkan yang terbaik dengan motor yang bukan motor paling kompetitif musim ini. Itu sudah jelas. Ducati bekerja dengan sangat baik dalam menciptakan kompetisi yang tidak seimbang, karena mereka sangat kuat. Inilah realitanya," tutur Oliveira.

"Apalagi Ducati punya rider tangguh seperti Pecco, jadi beginilah yang terjadi. Saya pun mengucapkan selamat untuk Pecco dan Fabio karena sudah bekerja dengan fantastis, terutama kepada Pecco yang mampu mengendalikan situasi dengan baik," lanjut rider berusia 27 tahun ini.

Bersama tim satelit Aprilia musim depan, Oliveira berharap bisa lebih kompetitif dan ikut memperebutkan gelar seperti Mir, Quartararo, dan Bagnaia. "Tak ada lagi yang bisa saya katakan. Saya hanya berharap suatu hari nanti saya bisa ikut menantang dalam perebutan gelar juga," pungkas rider yang juga dokter gigi ini.

Berikut klasemen akhir MotoGP 2022.

3 dari 3 halaman

Klasemen Akhir MotoGP 2022

Klasemen Akhir MotoGP 2022

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse
  1. #63 Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 265
  2. #20 Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 248
  3. #23 Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 219
  4. #41 Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 212
  5. #43 Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 189
  6. #33 Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 188
  7. #42 Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 173
  8. #5 Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 166
  9. #89 Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 152
  10. #88 Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 149
  11. #12 Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 122
  12. #10 Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 120
  13. #93 Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 113
  14. #72 Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 111
  15. #36 Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 87
  16. #44 Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 56
  17. #73 Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 50
  18. #30 Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 48
  19. #21 Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 42
  20. #49 Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 24
  21. #4 Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 15
  22. #25 Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 14
  23. #87 Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 13
  24. #40 Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 12
  25. #35 Cal Crutchlow - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  26. #6 Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2
  27. #51 Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  28. #32 Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
  29. #45 Tetsuta Nagashima - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 0
  30. #9 Danilo Petrucci - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
  31. #92 Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0

Sumber: MotoGP

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR