
Bola.net - Ducati Team belakangan ini menjadi tim yang paling dibicarakan mengenai potensi line up pebalapnya di MotoGP 2021 mendatang. Beberapa nama yang diyakini bisa membela tim pabrikan mereka pun bermunculan.
Saat ini, Ducati Team tengah dipenggawai oleh Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, yakni kombinasi yang membuat pihak terheran karena keduanya justru bersahabat karib dan saling bekerja sama.
Dovizioso sendiri telah membela Ducati Team sejak 2013, sementara Petrucci telah bernaung di bawah bendera Ducati Corse sejak 2015, saat ia membela Pramac Racing, dan akhirnya membela tim pabrikan pada 2019.
Meski begitu, posisi mereka tak cukup aman untuk dipertahankan di MotoGP 2021. Ducati punya nama lain yang bisa diletakkan di tim pabrikan mereka. Siapa saja sih mereka? Simak yang berikut ini ya, Bolaneters.
Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci

Dovizioso dan Petrucci bisa saja dipertahankan. Terutama Dovizioso, yang telah membela tim tersebut sejak 2013, saat Desmosedici tengah terpuruk. Selama ini, ia juga menjadi ujung tombak pengembangan Desmosedici.
Masalahnya, Dovizioso akan berusia 35 tahun pada 2021 mendatang. Selain ia berpotensi pensiun, Ducati juga tengah membutuhkan rider muda untuk dijadikan proyek jangka panjang di MotoGP.
Petrucci juga bisa bertahan, asal ia mampu tampil jauh lebih garang pada 2020 ketimbang musim lalu. Meski begitu, seperti Dovizioso, Petrucci akan berusia 31 tahun pada 2021 mendatang.
Maverick Vinales

Saat ini, Maverick Vinales memang tengah membela Monster Energy Yamaha, namun kontraknya akan habis pada akhir tahun nanti, dan ia menjadi nama yang paling panas diperbincangkan untuk membela Ducati Team pada 2021.
Ducati sendiri sudah tak lagi menutupi keinginan mereka untuk menggaet rider berusia 24 tahun tersebut, dan Vinales juga memberi ultimatum kepada Yamaha bahwa dirinya akan keberatan bertahan jika mereka tak mampu memperbaiki masalah pada motor YZR-M1.
Fabio Quartararo

Selain Vinales, rider Yamaha lainnya, Fabio Quartararo juga jadi target Ducati. Quartararo masih berusia 20 tahun, dan telah menunjukkan talenta dan performanya yang apik dalam musim debutnya pada 2019, meski tak mengendarai motor Yamaha spek pabrikan.
Meski begitu, menggaet El Diablo bukanlah perkara mudah bagi Ducati, karena rider Prancis tersebut kini menjadi aset berharga Yamaha, dan diperkirakan akan diturunkan di tim pabrikan Monster Energy Yamaha pada 2021.
Johann Zarco

Johann Zarco terbukti kompetitif saat membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2017 dan 2018. Sayangnya, kemampuannya tertutupi masalah kesulitan adaptasi yang ia alami saat masih membela Red Bull KTM Factory Racing sepanjang 2019.
Musim ini, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu pun akan membela Reale Avintia Racing, yang merupakan tim satelit Ducati. Jika ia mampu tampil kompetitif di atas motor Desmosedici GP19, maka bukan mustahil ia dipromosikan ke tim pabrikan Ducati pada 2021.
Francesco Bagnaia

Masih berusia 22 tahun dan merupakan juara dunia Moto2 2018, Francesco Bagnaia akan menjalani tahun keduanya di Pramac Racing, yang juga tim satelit Ducati. Ia dipastikan akan mengendarai Desmosedici GP20 spek pabrikan, dan diharapkan bisa tampil baik.
Ducati dikenal telah menaruh kepercayaan yang sangat besar kepada 'Pecco', mengingat ia merupakan rider Italia dan punya gaya balap yang sangat mirip dengan Jorge Lorenzo, rider yang tampil sangat gemilang dengan Ducati pada 2018. Jika ia mampu tampil garang tahun ini, ia bisa dipindahkan ke tim pabrikan pada 2021.
Jack Miller

Dari semua rider yang ada, Jack Miller lah yang sejatinya ada di urutan teratas daftar kandidat rider tim pabrikan Ducati. Berusia 24 tahun, saat ini Miller tengah membela Pramac Racing dan sukses meraih lima podium di sepanjang 2019.
Kepindahan Miller ke Ducati Team sejatinya sudah santer dibicarakan orang sejak pertengahan musim lalu, karena ia mampu tampil lebih konsisten ketimbang Petrucci. Selain itu, sebagai rider Australia, ia diharapkan menjadi penerus Casey Stoner, yang mempersembahkan gelar dunia kepada Ducati pada 2007 lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 19:17 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 18:57 -
Otomotif 21 Januari 2026 18:54 -
Otomotif 21 Januari 2026 18:51 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:45 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:32
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476549/original/066831900_1768790747-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479924/original/058776200_1768996184-black_box_pesawat_ATR_42-500_berhasil_ditemukan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479400/original/088382900_1768977432-IMG_6942.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479848/original/099263500_1768993318-Wakil_Bupati_Pati_Chandra.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4843315/original/041301600_1716764000-20240526_123544.jpg)

