FOLLOW US:


Aprilia Ikut Senang Andrea Dovizioso Bela Yamaha, Kenang 'Momen Bersejarah'

15-09-2021 12:57

 | Anindhya Danartikanya

Aprilia Ikut Senang Andrea Dovizioso Bela Yamaha, Kenang 'Momen Bersejarah'
Test rider Aprilia Racing, Andrea Dovizioso © Aprilia Racing

Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan bahwa pihaknya berpisah secara baik-baik dengan Andrea Dovizioso. Kepada GPOne, Jumat (10/9/2021), Rivola bahkan menyatakan bahwa kedua pihak sama-sama memahami bahwa kedatangan Maverick Vinales ke Aprilia memang merupakan kesempatan emas.

'Dovi' sempat diincar Aprilia pada tengah 2020 untuk diturunkan di MotoGP 2021. Namun, ia menolak, meski akhirnya sepakat jadi test rider sementara pada 12 April-1 September 2021. Aprilia sempat getol menandemkan Dovizioso dengan Aleix Espargaro pada 2022, tapi rencana berubah usai Vinales berpisah dari Yamaha.

"Satu-satunya hal yang tak saya kira adalah kedatangan Maverick. Saya kira kami akan menggaet Dovi. Tadinya kami berharap Dovi balapan dengan kami pada 2021. Saat kami dapat kans menggaetnya untuk menjalani beberapa uji coba, selalu jelas bagi kami bahwa ia bisa jadi test rider yang sangat hebat," kisah Rivola.

Selama jadi test rider Aprilia, Dovizioso menjalani uji coba yang sangat serius meski ia tak pernah sesumbar ingin kembali balapan di MotoGP 2022 bersama mereka. Ia pun menjalani rangkaian uji coba di Jerez, Mugello, Misano, dan Aragon dalam rentang waktu lima bulan. Menurut Rivola, itu adalah momen tak terlupakan.

1 dari 2

Uji Coba Bareng Dovizioso Itu Momen Bersejarah

Uji Coba Bareng Dovizioso Itu Momen Bersejarah
Andrea Dovizioso di atas Aprilia RS-GP dalam uji coba MotoGP Jerez 2021 © Aprilia Racing

Akhirnya, Dovizioso urung kembali balapan dengan Aprilia tahun depan, apalagi pabrikan asal Noale, Italia, itu lebih tertarik menggaet Vinales yang sembilan tahun lebih muda. Dovizioso pun akan kembali balapan mulai MotoGP San Marino di Misano akhir pekan ini bersama Petronas Yamaha SRT, begitu pula pada 2022 nanti.

Rivola  menyatakan bahwa ia dan Dovizioso selalu terbuka soal kans tersebut. "Itu adalah momen bersejarah bagi Dovi dan bagi kami, karena kedua belah pihak sama-sama butuh sesuatu yang berbeda. Tapi saya sangat bisa memahami pilihannya, toh kami selalu bicara dengan sangat terbuka," ujarnya.

"Saya rasa Dovi sangat nyaman bekerja dengan kami. Bahkan dalam uji coba, ketika suasana kerjanya lebih santai, kami sangat serius mempersiapkan diri untuk kedatangan Dovi. Kami sudah memenuhi semua permintaannya dengan tepat waktu," lanjut eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini.

2 dari 2

Tekad Gaet Dovizioso Jadi Test Rider Lagi pada 2023

Tekad Gaet Dovizioso Jadi Test Rider Lagi pada 2023
Aleix Espargaro dan Massimo Rivola © Aprilia Racing

Dovizioso tadinya dijadwalkan menjalani uji coba terakhir dengan Aprilia di Misano pada 31 Agustus-1 September, namun akhirnya uji coba itu dialihkan untuk Vinales. Dovizioso sendiri menghadiri uji coba itu untuk menemui seluruh kru demi berterima kasih dan mengucapkan selamat tinggal, karena ia akan hengkang ke Yamaha.

Menurut Rivola, kans rider 35 tahun itu balapan dengan Yamaha justru akan menguntungkan Aprilia, karena ia masih ingin menggaet Dovizioso sebagai test rider pada 2023. "Uji coba Maverick tadinya digelar untuk Dovi, tapi ia sangat memahami situasi kami. Saya pun memintanya untuk mengambil kesempatan di Yamaha," tuturnya.

"Selalu ada hubungan yang sangat terbuka di antara kami. Bahkan saya juga bilang padanya bahwa balapan dengan Yamaha adalah hal yang hebat, karena 1,5 tahun lagi ia bisa jadi test rider yang lebih baik lagi untuk kami, hingga saya bisa melanjutkan misi saya!" pungkas Rivola sembari tertawa.

Sumber: GPOne