FOLLOW US:


Bantah Tuduhan Raul Fernandez, Aki Ajo: Wajar Kalau Dia Pikir Saya Tak Adil

26-11-2021 15:50

 | Anindhya Danartikanya

Bantah Tuduhan Raul Fernandez, Aki Ajo: Wajar Kalau Dia Pikir Saya Tak Adil
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez © KTM Images

Bola.net - Pemilik sekaligus Manajer Tim Red Bull KTM Ajo, Aki Ajo, menanggapi Raul Fernandez yang menuduhnya tak memberi perlakuan adil padanya dan Remy Gardner dalam perebutan gelar Moto2 2021. Lewat Speedweek, Senin (22/11/2021), Ajo justru mengaku memaklumi rasa frustrasi Fernandez yang harus legawa jadi runner up.

Gardner dan Fernandez sengit berebut gelar musim ini, tapi bikin orang heran karena tetap sangat akur dan tak pernah berselisih. Keduanya sama-sama mengoleksi 12 podium, namun Gardner hanya meraih lima kemenangan, sementara Fernandez meraih delapan. Gardner juga hanya unggul empat poin pada klasemen akhir.

Namun, ketegangan mendadak meletus saat keduanya menjalani debut sebagai tandem di Tech 3 KTM Factory Racing dalam uji coba pascamusim MotoGP Jerez, Spanyol, 18-19 November. Lewat Motorsport Espana, Fernandez menuduh Red Bull KTM Ajo tak berlaku adil padanya dan justru mempermulus jalan Gardner.

Saat mendengar pernyataan Fernandez, Gardner naik pitam, dan menyebut pernyataannya tak masuk akal. Ajo, yang dikenal bertangan dingin dan telah mengorbitkan banyak nama besar di MotoGP, justru santai saja. Menurutnya, wajar saja jika Fernandez kecewa gagal merebut gelar dan mencari-cari kesalahan timnya.

1 dari 2

Semua Tenang dan Profesional

Semua Tenang dan Profesional
Remy Gardner, Aki Ajo, dan Raul Fernandez © AP Photo

"Yang bisa saya katakan hanyalah, Raul menjalani musim yang menakjubkan. Saya sangat menghormati apa yang ia lakukan tahun ini sebagai debutan. Bagi saya, talenta hebat Raul sulit dijelaskan. Pada tengah sampai akhir musim, saya bahkan mengira bakal jadi tantangan besar melihat dua rider kami berebut gelar," tutur Ajo.

"Namun, semuanya bekerja sangat tenang dan profesional di garasi, sampai momen terakhir. Saya pun senang dan puas. Tapi jika seorang rider berpikir segalanya tak berjalan optimal, itu bisa dipahami. Rider yang tak merebut gelar selalu mencari banyak alasan," lanjut pria Finlandia yang juga manajer pribadi Jack Miller ini.

Ajo menyatakan, tak seharusnya musim penuh kesuksesan ini ternoda oleh perseteruan. Seperti yang diketahui, Red Bull KTM Ajo menyapu bersih gelar dunia pembalap Moto2 dan Moto3 lewat Gardner dan Pedro Acosta. Di kedua kelas, mereka juga dapat gelar debutan terbaik, lewat Fernandez dan Acosta, serta meraih gelar dunia tim. KTM juga juara konstruktor di Moto3.

2 dari 2

Wajar Saja Kalau Runner up Merasa Kecewa

Wajar Saja Kalau Runner up Merasa Kecewa
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez © Tech 3 Racing

"Anda harus ingat, Raul meraih delapan kemenangan pada musim debutnya. Remy meraih lima, lebih konsisten, menjalani musim yang juga menakjubkan. Tapi tak ada perseteruan di garasi kami. Kami harusnya bahagia atas musim ini, di mana kami menyapu gelar. Kami bekerja secara profesional," ungkap Ajo.

"Saya kaget kedua rider kami tenang sampai akhir musim. Jelas keduanya bertarung sampai akhir. Wajar saja runner up merasa kecewa, apalagi usai menjalani musim yang kuat dan lebih cepat dari sang juara di beberapa balapan. Tapi tim kami harus berbahagia. Kami semua sudah belajar. Ini pengalaman berharga," tutupnya.

Sementara Gardner dan Fernandez naik ke MotoGP bersama Tech 3 KTM, Red Bull KTM Ajo Moto2 akan dibela oleh Augusto Fernandez dan Acosta. Sementara itu, skuad mereka di Moto3 akan tetap dibela Jaume Masia, yang akan bertandem dengan rider debutan, Daniel Holgado.

Sumber: Speedweek