
Bola.net - Dua kali juara dunia MotoGP, Casey Stoner, mengaku sedih melihat Valentino Rossi tak lagi tampil sedominan dulu. Dalam wawancaranya dengan ESPN.com.au, Selasa (16/6/2020) Stoner mengaku tak bisa mengira-ngira apa keputusan yang akan diambil Rossi soal masa depannya.
Sejak akhir tahun lalu, Rossi menyatakan dirinya masih ingin tetap balapan setidaknya sampai 2021. Hal ini bahkan kembali ia tegaskan usai pengumuman bahwa posisinya di Monster Energy Yamaha akan diambil alih oleh Fabio Quartararo mulai musim depan.
Rossi tak keberatan membela Petronas Yamaha SRT jika terbukti masih kompetitif pada lima seri perdana 2020, mengingat ia akan tetap dapat YZR-M1 spek pabrikan terbaru. Meski begitu, pandemi virus corona yang membuat musim ini tertunda tampaknya membuat pendiriannya goyah.
Andai Rossi Pensiun Lebih Awal

Rossi mengaku keberatan jika harus memutuskan tetap balapan pada 2021 ketika musim 2020 belum dimulai. Selain itu, ia juga menyatakan karantina mandiri di rumah membuatnya sadar bahwa hidup tanpa tekanan kompetisi ternyata membuatnya lebih bahagia.
Pernyataan ini pun tentu membuat penggemar dan penghuni paddock MotoGP menjadi waswas Rossi tak jadi ingin lanjut balapan pada 2021 dan malah memilih pensiun, meski para petinggi Petronas Yamaha SRT baru-baru ini mengaku mulai dapat sinyal positif dari Rossi.
"Saya tak tahu apa yang ada di pikiran Vale, karena mustahil untuk tahu. Tapi saya yakin, jika ia pergi dari olahraga ini sedikit lebih awal, mungkin ia akan meninggalkan warisan besar, meski ia masih selalu akan meninggalkan warisan besar," ungkap Stoner, yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2012 dalam usia 27 tahun.
Kini Rossi Sangat Bisa Dikalahkan
Stoner, yang mengaku sedih melihat Rossi harus membela tim satelit, juga mengaku prihatin rider Italia itu tak lagi mengancam seperti dulu, saat ia masih bertarung sengit dengan Stoner. Hingga kini, Rossi bahkan belum menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017.
"Saat ini, ia seolah membuktikan dirinya sangat bisa dikalahkan. Soal kemenangan, sudah lama sekali sejak terakhir ia mendapatkannya. Ia telah dikalahkan begitu banyak pebalap di grid, sementara dulu ia selalu menjadi bahaya dan ancaman bagi kami, dan kini jauh lebih berkurang," pungkas Stoner.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Casey Stoner: Valentino Rossi Masih Bisa Kuat, Ngapain ke Tim Satelit?
- Franco Morbidelli: Jadwal Balap Padat, Waktu Rehat Singkat
- Fabio Quartararo Kaget MotoGP Prancis Digelar, Ingin Balapan di Sepang
- Jadwal MotoGP 2020 Padat, Fabio Quartararo Tak Mau Cedera
- Mengapa Tekad Repsol Honda Gaet Pol Espargaro Dianggap Logis?
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 29 Mei 2026 23:20Prediksi PSG vs Arsenal: Raja Prancis Ditantang Penguasa Inggris
-
Liputan6 29 Mei 2026 21:39Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Kunjungan Kenegaraan di Prancis
-
Liputan6 29 Mei 2026 20:45Prabowo Terbitkan Perpres Kereta Cepat, Danantara Masuk Komite
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dar...
Xabi Alonso ke Chelsea? Ini 5 Bintang Real Madrid ...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7283954/original/045334000_1780070049-IMG-20260529-WA0184.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568950/original/053357800_1777407647-khvicha-kvaratskhelia-psg-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7279720/original/047984000_1780065450-IMG-20260529-WA0182.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7235899/original/026469000_1780020731-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3349413/original/030667000_1610633903-pexels-guilman-5960469.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2830637/original/072724300_1560822535-FOTO_0001.jpg)

