
Bola.net - Casey Stoner menyebut para pebalap MotoGP masa kini kelewat bangga pada dirinya sendiri hingga kerap mendorong tim mengubah karakter motor agar cocok dengan gaya balapnya. Menurutnya, ini justru jadi kelemahan dalam mengalahkan Marc Marquez.
Hal itu Stoner nyatakan kepada Diario AS, Minggu (14/6/2020), di mana ia ditanya apakah dirinya merasa bisa mengalahkan Marquez andai sang dua kali juara dunia MotoGP tersebut tak memutuskan pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012 lalu.
"Orang sering tanya apa saya bisa mengalahkan Marc. Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso yang pernah saya kalahkan di masa lalu, terbukti bisa melakukannya. Jadi, saya tak melihat alasan mengapa saya tak bisa mengalahkan Marc," ungkap Stoner.
Marquez Kerja Lebih Keras dari yang Lain
Meski begitu, pria asal Australia ini mengaku sangat salut pada kemampuan dan kerja keras Marquez. Menurut Stoner, selain punya talenta hebat, rider Spanyol itu punya kemauan bekerja dan berlatih jauh lebih keras pada rivalnya. Hal ini pun jadi kunci sukses utamanya.
"Marc memang sangat kuat di trek, dan saya rasa ia bekerja lebih keras dari siapa pun, berlatih lebih keras dan menutupi semua kelemahannya. Jika Anda bekerja lebih keras daripada rival Anda, hasil baik biasanya mengikuti," tutur Stoner.
'Kerja keras' Marquez yang dikagumi Stoner adalah usahanya dalam menyatukan diri dengan Honda, motor yang saat ini dikenal paling sulit dikendalikan. Ini pun terbukti lewat fakta bahwa Marquez lah satu-satunya rider Honda yang saat ini konsisten meraih hasil baik.
Ingin Bekuk Marquez? Hapuslah Kelemahan
Menurut Stoner, 'kerja keras' macam itulah yang seharusnya ditanamkan pada mentalitas pebalap lain: adaptasikan gaya balap pada karakter motor, bukannya menuntut karakter motor untuk disesuaikan dengan gaya balap sang rider.
"Semua pebalap terlalu bangga pada dirinya sendiri. Mereka ingin motor yang beradaptasi pada mereka, padahal lebih mudah jika mereka yang mengadaptasikan diri," ungkap pria berusia 34 tahun ini.
"Mengubah karakter motor butuh banyak uang dan usaha besar, dan tak menjamin bakal dapat hasil baik. Sementara itu, beradaptasi pada motor malah bakal lebih cepat dan merupakan solusi jitu. Jika ingin mengalahkan Marc, maka hadapilah kelemahan Anda," pungkasnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 27 Agustus 2026 18:16Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
-
Otomotif 27 Agustus 2026 17:46Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
-
Otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 18:00Liverpool Bakal Jual Gelandang Ini ke Spanyol?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 17:30Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 17:22Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 17:11Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
-
Liga Spanyol 29 Agustus 2026 17:00Arsenal Inginkan Endrick, Real Madrid: Maaf Gak Dulu!
-
Liga Inggris 29 Agustus 2026 16:30Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 27 Agustus 2026 18:16Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
-
otomotif 27 Agustus 2026 17:46Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
SOROT
-
Liputan6 29 Agustus 2026 18:0130 Hektare Lahan di Rorotan Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar
-
Liputan6 29 Agustus 2026 17:39Wamendagri Ungkap Modal Indonesia Timur Menuju Indonesia Emas 2045
-
Liputan6 29 Agustus 2026 16:30Kisah Pilu Bambang Pejompongan, Tengok Toko dan Tak Pernah Pulang
-
Liputan6 29 Agustus 2026 15:27Jalan Proyek Strategis Nasional Sultra Diblokir, Ekonomi Warga Terancam
-
Liputan6 29 Agustus 2026 15:18Kebakaran di Gunung Semeru Meluas ke 7 Titik, 160 Hektare Hangus
-
Liputan6 29 Agustus 2026 14:23Kasus Dugaan Penggelapan Dana TikToker Vilmei, 3 Orang Jadi Tersangka
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335594/original/051360000_1788001267-f88a50f6-f3e5-4260-8d0d-80e85f511f82.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335585/original/092679400_1787999956-WhatsApp_Image_2026-08-29_at_16.53.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335220/original/060493400_1787922560-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_19.50.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335510/original/029210000_1787992067-9752c9c4-ae3d-4ec9-9fb5-c71ea31c65a5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335506/original/050145600_1787991515-Image_29_Agu_2026-_07_52_56.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332591/original/061198800_1787711675-vilmei_1786952308_3965565598090977891_1057145227.jpgsdfdsf.jpg)
