FOLLOW US:


CEO KTM 'Sakit Hati' Lihat Jebloknya Performa Zarco

09-05-2019 10:35
CEO KTM 'Sakit Hati' Lihat Jebloknya Performa Zarco
Johann Zarco © KTM

Bola.net - CEO KTM, Stefan Pierer, melontarkan kritik tajam kepada rider Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, yang belum juga meraih hasil baik dalam empat seri pertama MotoGP 2019. Kepada Speedweek, Pierer bahkan secara blak-blakan mengaku sangat sakit hati melihat jebloknya performa Zarco.

Pierer pun mengaku puas atas kinerja dan performa Pol Espargaro, terutama usai rider Spanyol tersebut start kedelapan di Austin, Texas, dan finis di posisi kelima, yakni hasil terbaik KTM di kondisi kering. Ia juga melempar pujian kepada Miguel Oliveira, debutan Red Bull KTM Tech 3 yang langsung mampu menyaingi Espargaro.

"Kami tengah menjalani musim ketiga, dan situasi kami sangat sulit. Tapi yang sangat positif adalah Pol dalam suasana hati yang baik, ia bugar, dan bekerja dengan baik. Ini bagus. Saya juga puas atas performa Miguel Oliveira), yang segera menyatu dengan KTM di MotoGP. Ini alasan kami memperpanjang kontraknya," ujar Pierer.

1 dari 2

Kecewa Berat pada Zarco

Di lain sisi Pierer kecewa berat pada Zarco. Usai tampil kompetitif bersama Monster Yamaha Tech 3 pada dua musim perdananya di MotoGP, Zarco digaet oleh KTM dengan harapan bisa membantu Espargaro mengembangkan RC16. Nyatanya, ia justru terpuruk, bahkan sangat kesulitan untuk sekadar finis di posisi 15 besar.

"Kekecewaan terbesar ada pada Johann. Ia membuat saya sangat hati, karena kami menggaetnya agar ia dan Pol saling dorong. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Johann juga berpisah dengan manajernya (Laurent Fellon), kita tahu ceritanya. Dan jika seorang atlet top tak bisa mengendalikan lingkungannya, ia akan bermasalah," ungkap Pierer.

2 dari 2

Heran Zarco Dikalahkan Oliveira

Pierer juga menyayangkan Espargaro jadi harus sendirian merebut posisi terbaik dalam balapan, dan tak habis pikir Zarco justru dapat ancaman dari Oliveira yang notabene masih debutan. Saat ini Zarco dan Oliveira sama-sama mengoleksi 7 poin, namun Oliveira (17) duduk satu peringkat lebih tinggi dari Zarco (18).

"Kami menggaet Johann dengan harapan ia bisa mendukung Pol. Dengan begitu, KTM bisa naik ke papan atas bersama dua rider top. Tapi saat ini Pol justru sendirian, dan masalah Johann lebih parah lagi karena ia justru 'disalip' oleh seorang debutan," ungkap Pierer, yang mengaku KTM akan tetap membantu Zarco.

"Harus saya tegaskan kami akan melakukan segalanya demi mengalami kemajuan tahun ini. Perangkat-perangkat baru telah dibuat demi memenuhi keinginan Johann. Pit Beirer (Direktur Motorsport KTM) kini juga menunjuk Jean-Michel Bayle (eks pebalap) sebagai penasihatnya. Tapi jika semua ini juga tak berhasil, maka ia harus mendengarkan kami akhir musim nanti," tutupnya.