
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, memberikan tanggapan soal komentar sang manajer tim, Alberto Puig, yang menyebutnya kurang berani dan kurang mau ambil risiko tinggi dalam menjalani adaptasi dengan motor RC213V di MotoGP musim ini. Pernyataan itu disampaikan Puig dalam wawancaranya dengan MotoGP Podcast.
Puig menyatakan pihaknya lega Lorenzo akhirnya kembali balapan di Silverstone, Inggris, tiga pekan lalu, yakni usai absen empat seri akibat cedera retak tulang belakang. Puig menyebut kembalinya Lorenzo ini membuatnya harus kembali ke nol, namun mengaku menyayangkan Lorenzo yang ia nilai kurang kemauan besar.
"Alberto bos dan orang yang sangat saya hormati, karena ia tahu soal motor dan MotoGP. Tapi bagaimana bisa orang berkata saya tak berusaha dan tak ambil risiko dengan motor ini? Padahal saya mengalami banyak kecelakaan besar, dan itu karena saya selalu ingin meraih hasil baik," ujar Lorenzo kepada Crash.net di Misano, Kamis (12/9/2019).
Rangkaian Cedera Hambat Adaptasi
"Saya juga kesulitan pada musim perdana saya di Ducati, tapi saya kini jauh lebih kesulitan bahkan sebelum musim dimulai. Saya punya dua cedera parah tahun lalu, kaki dan pergelangan tangan. Kemudian di masa pramusim scaphoid saya patah. Di Qatar, saya mengalami keretakan rusuk, dan satu lagi cedera para di Assen," ungkapnya.
Rangkaian cedera ini dinilai Lorenzo menghambat adaptasinya, meski ia sempat menunjukkan tanda-tanda kekuatan dalam pekan balap Catalunya usai bertemu para insinyur Honda di Jepang. Sayangnya, ia melakukan kesalahan hingga terjatuh dan gagal finis. Saat ingin mengulang performa kuat itu, ia justru terjatuh keras di Assen.
"Saya tak pernah 100% fit mengendarai Honda, jadi saya tak bisa ngotot maksimal. MotoGP itu sulit, jadi lebih sulit lagi jika Anda tak nyaman. Itulah perasaan saya di Honda saat ini. Saya tak pernah merasa aman, terutama pada bagian depan motor. Semua situasi ini, terutama cedera, membuat kondisi dan hasil saya buruk," akunya.
Akui Ngotot Sebelum 'Kenal' Honda
Meski begitu, sang lima kali juara dunia ini mengakui dirinya juga melakukan kesalahan, yakni kelewat ngotot mencari limit ketika belum benar-benar memahami karakter RC213V. Di lain sisi, ia yakin progresnya akan berjalan positif andai ia terhindar dari berbagai cedera selama setahun belakangan.
"Mungkin itulah masalahnya. Saya terlalu ngotot sebelum benar-benar mengenal motor ini, dan itulah alasan saya kecelakaan dan cedera, hingga semuanya jadi rumit. Semua terjadi karena cedera. Tanpa cedera, saya yakin saya bisa. Mungkin memang bukan meraih kemenangan, tapi kadang finis di podium dan lima besar," tutupnya.
Musim ini, Lorenzo belum pernah menembus posisi 10 besar dalam tiap balapan yang ia lakoni. Saat ini ia tengah berada di peringkat 19 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 21 poin.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 06:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:51 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 05:30 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:27
MOST VIEWED
- Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
- Aprilia Akui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Mulai Diiming-imingi Gaji Selangit oleh Pabrikan Lain
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Pede 100% Bugar di Balapan Pertama MotoGP 2026, Ingin Segera Menang Lagi
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478850/original/074948800_1768950343-IMG_5420.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3938377/original/044594100_1645165608-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478848/original/072098400_1768948523-IMG_5436.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478781/original/040950500_1768923114-11.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478819/original/069986000_1768929823-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_22.57.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)

