FOLLOW US:


Ducati: Kemenangan di Mugello Kurangi Beban Danilo Petrucci

11-06-2019 12:05

 | Anindhya Danartikanya

Ducati: Kemenangan di Mugello Kurangi Beban Danilo Petrucci
Pebalap Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci © AP Photo

Bola.net - General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna, meyakini bahwa kemenangan di MotoGP Mugello, Italia, dua pekan lalu telah mengurangi beban pebalap Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci. Hal ini disampaikan Dall'Igna kepada Motorsport.com.

Petrucci, yang selalu jadi underdog sejak debutnya di MotoGP 2012, kini punya kesempatan membela tim pabrikan dengan motor terbaik. Ia pun membayar tuntas kepercayaan Ducati padanya dengan merebut kemenangan perdananya di Mugello, di mana ia mengalahkan Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Kemenangan ini diyakini Dall'Igna sebagai bukti kedewasaan rider berusia 28 tahun tersebut, dan menunjukkan progres positif yang ia bangun sejak masa pramusim. Usai tiga kali finis keenam, sekali finis kelima, dan finis ketiga di Le Mans, Prancis, Petrucci akhirnya menapakkan kaki di puncak podium.

"Danilo telah menunjukkan kekuatannya di semua balapan, dan selalu cepat di sesi latihan. Ia sudah sangat dewasa. Pada awal musim, ia tak bisa menjadi yang terdepan, tapi di Le Mans ia selalu berada di depan, dan di Mugello, ia mengalahkan Marc dengan cara terbaik dan tak melakukan hal konyol," ujar Dall'Igna.

1 dari 2

Menjuju Catalunya Tanpa Beban

Kini, Dall'Igna pun berharap Petrux bisa mempertahankan momentum menjelang MotoGP Catalunya, Spanyol akhir pekan nanti. Apalagi Ducati berhasil merebut kemenangan ganda di Mugello dan Catalunya lewat Dovizioso pada 2017 dan Jorge Lorenzo pada 2018.

"Danilo harus terus seperti ini, kami tak bisa meminta lebih. Kemenangan di Mugello jelas mengurangi bebannya. Saat menang, Anda menunjukkan apa yang bisa Anda lakukan, dan sejak saat itu Anda akan pergi ke lintasan dengan cara yang benar-benar berbeda," ungkap pria Italia ini.

2 dari 2

Bakal Evaluasi Jack Miller

Dall'Igna juga menanggapi performa Jack Miller (Pramac Racing), yang juga digadang-gadang bisa merebut posisi Petrucci di tim pabrikan musim depan. Rider Australia itu juga tampil kompetitif dalam enam seri perdana, ikut bertarung memperebutkan kemenangan di Mugello, namun kecelakaan pada Lap 16.

"Soal Jack, kami akan melakukan proses evaluasi ketika waktunya tiba, tapi saat ini masih terlalu dini untuk melakukannya," pungkas eks Direktur Teknis Aprilia Racing ini.

Miller sendiri mengaku akan tetap membidik kursi Petrucci, namun takkan keberatan jika harus bertahan di Pramac Racing musim depan, asal mendapatkan Desmosedici GP20 spek pabrikan persis seperti yang dijanjikan Ducati kepada sang tandem, Francesco 'Pecco' Bagnaia.