
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha sekaligus juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, akhirnya menanggapi rumor kepindahannya ke Repsol Honda pada 2023 mendatang. Lewat La Gazzetta dello Sport, pada Sabtu (25/12/2021), El Diablo tak mengonfirmasi hal ini, namun mengakui punya 'opsi lain' untuk masa depannya.
Quartararo boleh jadi sukses meraih 10 podium dan 5 kemenangan sepanjang 2021. Namun, usai mengunci gelar di Seri Emilia Romagna, ia sulit bertarung memperebutkan podium dan kemenangan. Kendala utama yang ia soroti adalah lemahnya kecepatan puncak alias top speed YZR-M1, yang dikenal tak terlalu bertenaga dibanding Ducati dan Honda.
Kendala ini sejatinya bukan hal baru di kubu Yamaha. Para rider pendahulu Quartararo bahkan sudah berulang kali mengeluhkan masalah yang sama, namun para insinyur dan teknisi pabrikan Garpu Tala tak kunjung menemukan solusi sampai kini. Akibatnya, Quartararo makin mendesak mereka dengan memberikan sebuah ultimatum.
Masih 2021, Kok Sudah Bicarakan 2023?

Quartararo mengaku menolak tanda tangan kontrak baru sebelum uji coba pramusim di Malaysia pada 5-6 Februari 2022 digelar. Menurutnya, uji coba itu akan jadi momen krusial bagi Yamaha untuk membuktikan solusi yang diminta rider 22 tahun tersebut. Jika situasi tak membaik, Quartararo akan membuka kans pindah tim.
"Saya tak suka membicarakan kontrak begitu dini. Toh kita masih ada di tahun 2021. Orang-orang malah sudah membicarakan 2023 dan 2024. Saya bakal ambil waktu. Saya tak sekadar menunggu, melainkan ingin melakukan semuanya secara bertahap. Masih terlalu dini untuk membicarakan apa yang akan terjadi," ujar Quartararo.
Dua pekan lalu, Quartararo pun dikabarkan sudah berjumpa dengan para petinggi Repsol Honda di Barcelona, Spanyol, untuk membicarakan kans kerja sama pada 2023 dan 2024. Rider yang juga punya darah Italia ini tak membenarkan maupun membantah adanya pertemuan itu, namun ia mengaku senang punya opsi lain.
Anggap Hasil MotoGP Valencia Peringatan Darurat

"Kami punya beberapa opsi. Lebih baik punya situasi macam ini ketimbang sebaliknya, yakni tanpa pergerakan apa-apa. Sangat bagus dalam situasi ini, namun seperti yang saya bilang sebelumnya, saya tak mau buru-buru. Saya akan ambil waktu, biarkan tahun 2021 berakhir lebih dulu," ungkap Quartararo.
Meski punya opsi meninggalkan Yamaha, Quartararo masih menaruh harapan pada pabrikan yang bermarkas di Iwata, Jepang, tersebut. Namun, podium MotoGP Valencia yang disapu bersih oleh para penggawa Ducati meyakinkan Quartararo bahwa ini adalah peringatan darurat untuk pengembangan YZR-M1.
"Orang-orang Yamaha bekerja tujuh hari sepekan, 24 jam sehari. Kami punya banyak pekerjaan, dan saya sudah mendorong mereka. Sangat penting bekerja dengan baik, karena seperti yang kita lihat di Valencia, di trek yang harusnya positif bagi kami, podiumnya malah berwarna merah semua. Jadi, jelas ada hal yang harus diperbaiki," tutupnya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
- Davide Brivio Tegas Ogah Kembali ke Suzuki, Betah Kerja di Alpine F1 Team
- Toprak Razgatlioglu Akhirnya Bakal Jajal Yamaha MotoGP, Didampingi Cal Crutchlow
- Darryn Binder: Brad Selalu Ada untuk Saya, Bantu Adaptasi di MotoGP
- Galeri Foto dan Fakta Unik Seputar Motor Elektrik Anyar Ducati untuk MotoE 2023
- Datang dari Aprilia, Gigi Dall'Igna Akui Sempat Dijuteki Orang-Orang Ducati
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026 00:45 -
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026 00:45 -
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026 00:45 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5480071/original/031994800_1769018823-reaksi-perry-warjiyo-soal-thomas-keponakan-prabowo-calon-deputi-gubernur-bi-0393cf.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5480070/original/045778700_1769018754-20260121-news-flash-c2dc0f.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

