
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyatakan pihaknya angkat topi untuk keberanian Marc Marquez yang sempat bertekad mencoba balapan dalam MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Minggu (26/7/2020), meski akhirnya memilih absen usai lengannya kembali terasa sakit sehari sebelumnya.
Marquez mengalami patah tulang humerus kanan usai jatuh di MotoGP Spanyol pada Minggu (19/7/2020), dan menjalani operasi di Barcelona pada Selasa (21/7/2020). Ia lalu memutuskan kembali ke Jerez pada Kamis (23/7/2020) untuk tes medis demi melihat apakah ia cukup fit untuk balapan di MotoGP Andalusia.
Usai menjalani tes medis di sirkuit, Marquez dinyatakan fit, tapi memilih tak turun dalam sesi FP1 dan FP2. Ia pun turun dalam sesi FP3 pada Sabtu (25/7/2020), namun hanya menjalani sedikit lap dan memilih fokus turun di sesi FP4. Dalam sesi tersebut, Marquez juga hanya menjalani tujuh lap.
Tegaskan Honda Tak Paksa Marquez Balapan
Sang delapan kali juara dunia ini sempat nekat turun dalam sesi Kualifikasi 1 (Q1). Namun setelah satu lap, ia kembali ke garasi dan tak kembali ke trek. Ternyata lengannya bengkak, memar, dan terasa sakit. Usai pembicaraan serius dengan tim medis dan petinggi tim, akhirnya Marquez memutuskan absen dari balapan.
"Strategi kami tak berjalan sesuai harapan. Marc cedera, tapi ingin coba berkendara usai lolos tes medis. Sayang, akhirnya kami putuskan bersama untuk lebih baik berhenti karena lengannya sudah kelewat sakit. Kami sepakat untuk menghindari risiko lebih besar," ungkap Puig dalam rilis resmi Honda Global, Senin (27/7/2020).
"Marc mengikuti keinginan tubuhnya, dan Honda tak pernah memaksa ridernya untuk balapan atau melakukan sesuatu jika mereka tak nyaman. Kami berterima kasih ia mau datang dan mencoba. Kami memberinya kesempatan dan kami sudah melakukan yang terbaik untuk semua orang yang terlibat," ungkapnya.
Marquez Selalu Punya Keberanian
Puig pun menyatakan bahwa cedera Marquez adalah hal negatif yang harus dihadapi timnya. Namun, ia yakin mereka tak bisa berlama-lama larut dalam kekecewaan. Repsol Honda pun memilih berpikir positif, karena bisa saja situasi Marquez menjadi lebih buruk jika kelewat nekat turun balapan.
"Hal yang positif adalah Marc, apa pun yang terjadi, selalu punya keberanian mengatasi masalah dan mencoba tampil maksimal. Ini bukan sesuatu yang bisa Anda pelajari, karena ini adalah hal ada dalam diri Anda. Kami tahu semangatnya selalu ada, dan ini memberi kami motivasi lebih tinggi bekerja dengannya," tutur Puig.
Pria Spanyol ini juga mengakui situasi balapan terasa sangat berbeda tanpa kehadiran Marquez yang biasanya konsisten bertarung di depan. Namun, kini tim dan Marquez bersiap untuk kembali tampil di MotoGP Brno, Ceko, pada 7-9 Agustus mendatang.
"Ini pertama kalinya ia absen balapan di MotoGP. Kami harus menerimanya dan menatap masa depan. Ia sudah mulai berpikir untuk menjadi lebih bugar dan Repsol Honda siap pergi ke Brno dan menjalani dua balapan setelahnya. Ketika Anda jatuh, Anda harus bangkit!" pungkas Puig.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia: Kini Saya Sudah Jadi Rider MotoGP Sesungguhnya
- Pelajari Data Marquez, Nakagami Dapat Dukungan Lebih dari Honda
- Sulit Napas, Maverick Vinales Akui 'Hancur' di MotoGP Andalusia
- Marc Marquez Rilis Video Scan 3D Patahan Tulang Lengannya
- Ucapan Manis Francesca Sofia Novello untuk Valentino Rossi yang Naik Podium di Jerez
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)

