
Bola.net - - Meski sudah setahun berselang, Jorge Lorenzo kembali blak-blakan soal keputusannya meninggalkan Movistar Yamaha MotoGP. Kepada Paddock GP, rider Spanyol ini mengaku butuh rutinitas baru usai membela pabrikan Garpu Tala selama sembilan musim. Tantangan berat di Ducati Corse bahkan tak menghalangi niatnya untuk pergi.
Lorenzo telah menarik perhatian Yamaha sejak masih berkompetisi di kelas balap yang lebih ringan. Ia pun memberikan tanda tangan kontrak kepada Yamaha pada 2006 silam, bahkan sebelum ia merebut gelar dunia GP250. Bersama-sama, mereka merebut segudang kemenangan dan sukses meraih tiga gelar dunia. Meski begitu, Lorenzo mulai jenuh pada 2016 lalu.
"Saya merasa berkompetisi dengan Yamaha semakin mudah. Selama sembilan tahun membela tim yang sama, bertarung dengan motor yang sama dan bekerja dengan orang yang sama. Ini seperti rutinitas saja, dan sulit mencari motivasi. Inilah alasan saya memilih menghadapi tantangan yang sangat sulit, seperti sekarang ini bersama Ducati," ujarnya.
Meski sejak pindah ke Ducati dirinya mengalami paceklik kemenangan, hanya merebut tiga podium dan belum cocok benar dengan motor Desmosedici, Lorenzo mengaku belum kehilangan semangat untuk unjuk gigi.
"Kini saya punya banyak motivasi untuk membuktikan saya juga bisa menang dengan motor lain. Inilah motivasi terbesar saya. Saya mulai menjadi pembalap pada usia 15, jadi separuh hidup saya habiskan untuk berkompetisi. Usai sembilan tahun bersama Yamaha, tentu saya butuh hal baru," ungkap lima kali juara dunia ini.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

