
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, sangat mensyukuri dukungan moral dari para rivalnya, termasuk dua rider Ducati Lenovo Team, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia, selama ia menjalani proses pemulihan cedera. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa ada rasa hormat yang nyata di antara para rider MotoGP.
Seperti yang diketahui, sang juara dunia bertahan mengalami kecelakaan hebat pada Februari lalu, yakni di tes pramusim Sepang dan saat latihan supermoto di Lleida. Dua insiden ini memicu berbagai cedera parah, sehingga Martin harus menjalani dua operasi dan absen dari Seri Thailand, Argentina, dan Austin.
Pembalap 27 tahun ini mengalami retak tulang radius dan scaphoid tangan kiri. Namun, yang terburuk adalah empat keretakan tulang di kaki kiri, serta cedera otot di bagian rusuk kanan. Melihat rentetan cedera Martin, Marquez dan Bagnaia mengirimkan pesan padanya untuk memberikan dukungan moral.
Sebut Pesan Marc Marquez Tulus

Marquez sendiri mengalami cedera lengan parah akibat kecelakaan horor di Jerez, Spanyol, pada 2020. Cedera ini membuatnya absen sepanjang musim karena ia buru-buru kembali berlaga dan butuh empat kali operasi besar. Ia pun mengirimkan pesan kepada Martin, 'Hormati tubuhmu, karena dulu aku tak menghormati tubuhku'.
“Marc dan pembalap lainnya, seperti Pecco, mengatakan kepada saya untuk mengambil waktu dan tak buru-buru. Itu nasihat terbaik. Dalam kasus Marc, apa yang dia katakan tentang hal-hal seperti ini memiliki bobot besar karena dia pernah cedera dalam waktu yang lama," ujar Martin kepada Motorsport.com, Kamis (3/4/2025).
“Marc mengatakannya dengan tulus. Sangat menyenangkan ketika para rival menunjukkan kepedulian, karena itu berarti mereka ingin saya kembali ke lintasan, berebut hasil-hasil baik bersama mereka. Saat melihat rekan sesama pembalap menderita, Anda benar-benar bisa merasakan empati terhadap mereka," lanjutnya.
Takkan Targetkan Kemenangan Saat Kembali Balapan
Akibat cedera-cedera ini, jam terbang Martin di atas motor RS-GP masih sangat minim dibandingkan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, dan rookie Trackhouse Racing, Ai Ogura. Pasalnya, ia hanya menjalani 77 lap di tes Barcelona dan 13 lap di tes Sepang. Meski begitu, ia tak mau kepikiran. Ia paham ia harus beradaptasi sebelum menargetkan kemenangan musim ini.
“Saya mendekati situasi ini dengan penuh antusiasme, tetapi tanpa tekanan untuk langsung menang. Beberapa balapan pertama, sampai saya nyaman, akan saya jalani dengan lebih tenang. Saya perlu berkembang bersama Aprilia. Nyatanya, ketika saya kembali, saya takkan berada di kondisi 100%," tutur 'Martinator'.
"Mengingat situasi saya saat ini, dengan motor baru, tujuan saya adalah menjalani lap sebanyak mungkin. Yang terpenting, saat kembali berkendara, kondisi fisik saya memungkinkan untuk balapan dengan baik. Saya perlu mengidentifikasi tujuan saya dengan jelas. Saya adalah orang yang terdorong oleh target, dan saya harus tahu betul soal apa yang ingin saya capai di Qatar," pungkasnya.
Sumber: Motorsportcom
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 13:13Pramono Dalami Penyebab Maraknya Tawuran di Koja Jakut
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:47DPR Tetap Bahas RUU Perampasan Aset Saat Reses
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:19Viral SDN di Kebayoran Lama Rusak, Pramono Janji Segera Perbaiki
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:51KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Konflik Kepentingan
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302950/original/051455000_1784614386-IMG_2357__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302903/original/028723800_1784611411-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626139/original/051607000_1636358248-ilustrasi_penculikan.jpg)

