
Bola.net - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli, sangat lega finis ketiga dalam balapan utama MotoGP Argentina di Termas de Rio Hondo, Senin (17/3/2025) dini hari WIB. Ini adalah podium pertamanya sejak finis ketiga di Jerez, Spanyol, pada 2021, tepatnya setelah 1414 hari penantian.
Sepanjang akhir pekan, Morbidelli tak dalam kondisi fit akibat demam, sehingga hanya mampu start kedelapan. Namun, dalam balapan utama, ia mampu tampil menggebrak meski mengambil keputusan nekat dengan memakai ban belakang lunak, ketika mayoritas rivalnya memakai ban belakang medium.
Selepas start, Morbidelli naik ke posisi keenam, sebelum menyalip Fabio di Giannantonio, Johann Zarco, dan Pecco Bagnaia dalam empat lap saja. Sejak itu, juara dunia Moto2 2017 ini meninggalkan para rivalnya, meski sulit mengimbangi kecepatan dan ritme Marquez Bersaudara. Ia pun sukses finis ketiga.
Sempat Merasa Tidak Cukup Baik

Podium ini seolah mengobati masa kelam Morbidelli selama empat musim belakangan. Pada pertengahan 2021, ia dirundung cedera lutut berkepanjangan dan terpuruk bersama Monster Energy Yamaha. Pada 2024, ia pindah ke Pramac Racing tapi harus melewatkan masa pramusim akibat cedera gegar otak.
Namun, kini membela VR46 dan lebih berpengalaman di atas motor Desmosedici GP24, Morbidelli bisa bekerja lebih fokus dan tenang. Kerja kerasnya terbayar dengan podium di Argentina kali ini. Uniknya, rider Italia berdarah Brasil ini sempat meragukan dirinya sendiri dan merasa tak layak mendapatkan podium.
"Luar biasa. Saya sampai lupa betapa menyenangkannya hasil seperti ini. Saya sempat berpikir tak pantas mendapatkannya. Saya sempat merasa saya tak cukup baik. Saya memiliki waktu untuk memikirkan begitu banyak hal, baik yang baik maupun yang buruk, semuanya campur aduk," ujarnya dalam jumpa pers.
Sudah Bertahan Sekuat Mungkin
Anak didik Valentino Rossi ini juga mengaku lewat program 'After The Flag' bahwa kenekatannya memakai ban belakang lunak merupakan analogi yang baik dalam menggambarkan perjalanan kariernya yang penuh lika-liku, terutama selama empat musim terakhir, ketika ia kerap diragukan oleh banyak orang.
"Taruhan saya soal pilihan ban adalah cara saya bertahan, seperti yang saya lakukan selama empat tahun terakhir. Selama empat tahun, kami bertahan begitu kuat, dan rasanya luar biasa. Tim saya layak mendapatkannya. Kami memulai musim dengan sangat baik. Sejak tes pramusim, kami memperbaiki titik lemah kami sedikit demi sedikit," tuturnya.
"Kami masih harus memperbaiki beberapa area, seperti posisi start yang belum sesuai keinginan saya. Namun, posisi ketiga ini terasa luar biasa. Saya sudah tahu kami akan mengalami penurunan performa, tetapi saya mencoba bertahan sekuat mungkin, seperti yang saya lakukan dalam empat tahun terakhir, dan itu berhasil," pungkas Morbidelli.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Alex Marquez Sebut 2025 Periode Terkuatnya di MotoGP Karena Klop dengan GP24
- Alex Marquez Tersinggung Dituduh Selalu Ngalah ke Marc Marquez, Merasa Tak Dihormati Sebagai Pembalap
- Bukan Pecco Bagnaia: Marc Marquez Sebut Sang Adik Rival Utama dalam Rebutan Gelar MotoGP 2025
- Hasil Lengkap dan Klasemen Pembalap MotoGP 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
otomotif 12 Juni 2026 16:46Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
otomotif 12 Juni 2026 16:45Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257754/original/091123000_1781254919-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_15.37.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258046/original/074224600_1781303930-Kereta_gantung_Al-Hada_Cable_Car_di_Taif__Arab_Saudi__difoto_pada_10_Juni_2026.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji__.jpg)

