
Bola.net - Eks Manajer Tim MotoGP ternama, Livio Suppo, mengaku tak senang melihat format baru musim 2023, yang kini menambahkan sprint race pada hari Sabtu. Kekhawatiran Suppo bahwa para rider mendapatkan tambahan beban fisik dan mental pun terbukti oleh kekacauan yang terjadi dalam Seri Portugal pada 24-26 Maret 2023 lalu.
Akibat adanya sprint race, kini penentuan rider yang lolos ke sesi Kualifikasi 1 (Q1) dan Kualifikasi 2 (Q2) hanya ditentukan oleh kombinasi catatan waktu dari sesi latihan pertama (P1) dan kedua (P2). Hal ini bikin para rider harus gaspol berebut catatan waktu terbaik pada hari Jumat. Di Portugal, terdapat delapan kecelakaan terjadi di sesi P2.
Jadwal pada hari Sabtu lebih menegangkan. Usai sesi latihan bebas (FP) untuk mengecek setup, para rider harus menjalani sesi Q1 dan Q2. Sebelum menjalani sprint race, mereka juga harus memenuhi komitmen di luar lintasan, seperti jumpa fans yang biasanya digelar oleh MotoGP dan berbagai sponsor yang mendukung mereka.
Spektakuler Tapi Risikonya Tinggi

Sprint race yang berdurasi lebih pendek juga dianggap berbahaya, karena para rider ngotot sejak start sampai finis tanpa harus memikirkan konsumsi ban. Di Portugal, terjadi kecelakaan antara Joan Mir dan Fabio Quartararo, serta Luca Marini dan Enea Bastianini. Bastianini bahkan mengalami cedera retak tulang belikat.
"Jelas sprint race spektakuler dan memenuhi ekspektasi. Masalahnya, format ini berlebihan, karena bikin rider tak memikirkan balapan pada hari Jumat, dan terlalu memikirkan kualifikasi, yang berarti ambil risiko tinggi. Pada praktiknya, mereka menjalani tiga sesi kualifikasi, bahkan empat sesi bagi rider yang masuk Q1," ujar Suppo via GPOne, Kamis (30/3/2021).
Suppo menyatakan sesi FP pada Sabtu pagi juga tak punya pengaruh berarti untuk para pembalap, yang seharusnya rehat lebih banyak sebelum menjalani sesi kualifikasi dan sprint race yang menegangkan. Suppo juga menyatakan bahwa padatnya jadwal seri MotoGP 2023 hanya akan bikin pembalap kelelahan.
Seperti Anak Kecil Diberi Mainan Berbahaya

"Sabtu memiliki format berlebihan untuk fisik dan psikis. Ada sesi latihan bebas yang tak ada gunanya, karena catatan waktu tak ada gunanya dalam sesi itu. Setelahnya, ada kualifikasi dan sprint race. Belum lagi ada tambahan komitmen lain. Bagi saya, ini keterlaluan. Apalagi musim ini ada 21 seri, kebanyakan digelar berdekatan," ucapnya.
Di lain sisi, Suppo juga yakin kekacauan di Portugal dipengaruhi fakta bahwa itu merupakan seri perdana musim ini, ketika para pembalap belum beradaptasi. "Portugal adalah seri pertama dan mereka semua bersemangat. Saya berharap mulai saat ini para rider lebih tenang, walau itu adalah tugas mereka," tuturnya.
"Meski begitu, format baru ini bagai memberikan mainan berbahaya kepada anak kecil, sulit bagi mereka untuk memahaminya. Bahkan tanpa cedera pun, mereka akan kelelahan pada akhir musim. Menurut saya ini berlebihan. Lebih baik balapan pada Minggu dibuat lebih penting," pungkas eks Manajer Tim Ducati, Honda, dan Suzuki ini.
Sumber: GPOne
Baca juga:
- 5 Momen Bersejarah MotoGP Argentina: Sering Jadi Tempat Cekcok Rossi vs Marquez
- Bukti FIM Plin-Plan: Pelanggaran Mirip, Joan Mir Sebal Luca Marini Tak Dihukum
- FIM Ubah Aturan Seenaknya, Repsol Honda Ajukan Banding Soal Penalti Marc Marquez
- Jadwal Lengkap MotoGP 2023: 21 Seri, 42 Balapan
- CEO Ducati Kecam Luca Marini dan Marc Marquez: Bikin Rusak Balapan Rider Lain!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 23:33Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 21:33Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 21:06Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
-
Liga Spanyol 24 Agustus 2026 19:49Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 23:33Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 21:33Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 21:06Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
-
Liga Spanyol 24 Agustus 2026 19:49Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 25 Agustus 2026 00:07Gunung Anak Krakatau 11 Kali Erupsi Hari Ini
-
Liputan6 24 Agustus 2026 23:52Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Buntut Kebakaran Hutan di Kalimantan
-
Liputan6 24 Agustus 2026 23:42Kabar Terbaru Penyidikan Kasus Korupsi MBG
-
Liputan6 24 Agustus 2026 23:34Pesan Prabowo Saat Cek Kebakaran Hutan: Jaga Kampung Halamanmu
-
Liputan6 24 Agustus 2026 23:15BNPB Sebut Listrik Sudah Pulih 100 Persen di NTT
-
Liputan6 24 Agustus 2026 23:09Prabowo Dorong Inovasi Baru Tangani Kebakaran Hutan, Singgung 'Ubi Bombing'
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331962/original/068004600_1787591242-1001595493.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331610/original/081001300_1787552701-1001592761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292222/original/022875000_1753247405-efee62e2-84c3-4d97-89c6-32bf7b5f099d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8334147/original/051637500_1782204626-BNPB_Sumatra.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330659/original/000729100_1787399777-IMG_8145.jpg)
