
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui bahwa RC213V yang ia kendarai di MotoGP 2021 berubah menjadi 'musuh'. Padahal, sebelumnya motor ini dikenal hanya jinak di tangan Marquez. Hal ini ia katakan via Speedweek, Sabtu (17/7/2021), dan ia pun merasa harus bekerja lebih keras memperbaiki 'hubungan' dengan motor itu.
Marquez memang sempat absen sepanjang 2020 dan dua seri pertama 2021 akibat cedera patah tulang lengan kanan berkepanjangan. Alhasil, ia tak terlibat langsung dalam pengembangan RC213V, apalagi ia absen dalam uji coba pramusim pada Maret lalu. Motor itu pun jadi terasa asing saat ia akhirnya kembali balapan di Portimao.
Delapan kali juara dunia ini pun harus susah payah. Selain memulihkan lengannya, ia juga harus berusaha keras kembali beradaptasi dengan RC213V terbaru. Hasil terbaik pun akhirnya datang saat ia menang di Sachsenring, Jerman, dan menurutnya ini terbantu oleh 87 lap yang ia lakoni dalam uji coba tengah musim di Catalunya, Spanyol.
Frustrasi Tak Bisa Pegang Kendali

"Saya merasa RCV, yang tadinya kawan, kini jadi musuh. Kami saling bergelut. Ketika terus kesulitan, maka tak mudah punya hubungan yang baik. Kini saya pun coba memahami cara mengendarai motor itu. Uji coba di Catalunya sangat membantu. Uji coba itu bagai uji coba pramusim yang sesungguhnya bagi saya," tutur Marquez.
Pembalap berusia 28 tahun ini pun mengaku sedih tak bisa memegang penuh kendali motornya seperti sedia kala, hingga ia sendiri sulit memahami kendala teknis yang ada. Selain itu, sebelum Sachsenring, ia juga sedih tak kunjung menang, apalagi Honda juga paceklik kemenangan sejak ia menguasai Seri Valencia pada 2019 lalu.
"Rasanya frustrasi tak bisa mengendalikan situasi. Anda jadi bertanya-tanya soal apa yang terjadi. Jika Anda tak pernah menang, maka rasanya seperti tak pernah makan cokelat. Anda tahu cokelat itu enak, tapi sekalinya tahu rasanya, Anda ingin lagi. Ini sama dengan kemenangan. Jika tahu rasanya menang, Anda pasti ketagihan," ujarnya.
Prediksi Bakal Lakukan Kesalahan Lebih Banyak
Menurut Marquez, kemenangan bagaikan candu. Tapi hasil ini tak hanya baik untuk klasemen, melainkan juga untuk kondisi tubuh. "Jika menjalani pekan balap yang buruk, Anda butuh 3-4 hari untuk mengisi baterai. Tapi jika pekan balapnya baik, keesokannya Anda sudah bisa latihan lagi dan tampil 100%. Kemenangan penting bagi energi Anda," ungkapnya.
Marquez juga mengakui sempat tersesat pada awal musim karena tak bisa memahami situasi terkini Honda. Alhasil, ia kerap melakukan kesalahan, termasuk saat ia tiga kali gagal finis beruntun. Uniknya, meski menang di Jerman, ia yakin situasinya belum terkendali dan bahkan memprediksi dirinya akan melakukan lebih banyak kesalahan lagi.
"Tapi jika sensasi berkendara dan hasil Anda berubah, itu juga tak berarti situasi Anda terkendali. Saya harus jujur. Jika lamban di sesi latihan, saya harus berani mengakui itu kesalahan saya dan tak meminta tim mengubah motor. Ini memang sulit, tapi Anda harus bekerja dengan sangat hati-hati agar tak menuju arah yang salah," pungkasnya.
Sumber: Speedweek
Video: Formula 1 Rilis Desain Mobil Terbaru untuk Musim 2022
Baca Juga:
- Lewis Hamilton Dapat Komentar Rasis Usai Menangi Formula 1 GP Inggris
- Yellow Park: Taman Hiburan Bertema Valentino Rossi Bakal Segera Dibuka
- Jorge Lorenzo Dukung Maverick Vinales: Sah-Sah Saja Tinggalkan Yamaha
- Red Bull Racing Sebut Lewis Hamilton 'Amatir', Tuntut Larangan Balap
- Lewis Hamilton: Max Verstappen Agresif, Tak Beri Saya Ruang
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:11Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:11 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:02 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:33 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 02:47 -
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
