Menilik Karier Andrea Dovizioso, 'Underdog' MotoGP yang Pensiun Usai Seri San Marino

Anindhya Danartikanya | 4 Agustus 2022 18:42
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Bola.net - Lewat rilis resmi Yamaha pada Kamis (4/8/2022), Andrea Dovizioso memutuskan pensiun dari MotoGP lebih awal, yakni usai Seri San Marino digelar di Sirkuit Misano pada 2-4 September 2022. Selain performanya tak lagi kompetitif, usianya yang sudah menginjak 36 juga tak mendukung untuk melanjutkan karier di ajang ini.

Keinginan untuk pensiun dari MotoGP sudah mulai disampaikan dengan bentuk 'kode' oleh Dovizioso di sela WorldSBK Emilia Romagna pada Mei lalu. Lewat WorldSBK.com, ia mengaku tak lagi bisa bersenang-senang akibat tak kompetitif. Tiga kali runner up MotoGP ini mengaku ingin kembali menggeluti motocross seperti dulu.

Lewat MotoGP.com pada Juli, Dovizioso juga gamblang ingin menyatakan takkan balapan di MotoGP pada 2023. Namun, pengumuman resmi dari Yamaha Motor Racing akhirnya dirilis, dan mereka menyatakan bahwa Dovizioso bahkan akan pensiun dari MotoGP lebih awal dan takkan ikut balapan di enam seri tersisa musim ini.

1 dari 4 halaman

Rivalitas dengan Marc Marquez

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez (c) Ducati Corse

Dovizioso menjalani debut Grand Prix secara penuh pada 2002 di GP125. Ia sukses meraih satu gelar dunia, yakni di GP125 2004. Ia juga menjadi runner up di GP250 2006 dan 2007. Namun, gebrakan utamanya terjadi pada 2017-2019, ketika ia tiga kali menjadi runner up MotoGP dan jadi rival sengit Marc Marquez.

Rivalitasnya dengan Marquez ini pun tak diduga-duga banyak orang. Pasalnya, kala itu Marquez lebih digadang-gadang bakal bertarung sengit dengan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa, sementara Dovizioso kerap memiliki status 'underdog'.

Keduanya rider ini kerap menjalani aksi saling salip yang menegangkan di lap terakhir, yakni duel-duel yang uniknya kerap dimenangi Dovizioso. Duel ikonik mereka biasanya terjadi di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Yang lebih inspiratif, kedua rider ini tak pernah cekcok di luar trek.

2 dari 4 halaman

Tadinya Ikon Ducati, Kini Kembali ke Yamaha

Andrea Dovizioso saat membela Ducati Team di MotoGP 2019. (c) AP Photo

Dovizioso juga identik dengan statusnya sebagai pembalap Ducati Team, skuad yang ia bela selama delapan musim pada 2013-2020. Usai berpisah dengan Tim Merah, Dovizioso memilih vakum pada awal 2021 dan menjadi test rider Aprilia. Ia bahkan sempat menjadi kandidat utama rider Aprilia Racing untuk musim 2022.

Namun, Aprilia akhirnya memilih menggaet Maverick Vinales, yang pada pertengahan tahun lalu berpisah secara kontroversial dengan Yamaha. Dovizioso pun dipanggil oleh Yamaha untuk membela Petronas Yamaha SRT, sementara Franco Morbidelli dipindahkan ke Monster Energy Yamaha sebagai pengganti Vinales.

Meski hanya menjalani lima balapan terakhir pada musim 2021, Dovizioso kemudian mendapatkan kontrak pabrikan dari Yamaha untuk diturunkan di WithU Yamaha RNF. Hal ini sesuai dengan impian Dovizioso, yang sejak 2012 ingin mengendarai motor YZR-M1 spek pabrikan teranyar. Sayang, kiprahnya justru terus meredup.

3 dari 4 halaman

MotoGP Berubah, Alasan Pendukung Hengkang

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) RNF Racing

Dalam 11 seri pertama musim ini, hasil terbaik Dovizioso hanyalah finis ke-11 di Seri Portimao, Portugal. Saat ini, ia berada di peringkat 22 pada klasemen dengan koleksi 10 poin, sama dengan sang tandem, Darryn Binder, di peringkat 21. Ia pun menyadari bahwa kini era MotoGP sudah mengalami banyak perubahan.

"Dalam beberapa tahun terakhir, MotoGP telah banyak berubah. Situasinya sangat berbeda sejak itu: saya tak pernah merasa nyaman dengan motor kami, dan tak pernah bisa mengeluarkan potensi terbaiknya meski ada bantuan berharga terus menerus dari tim dan Yamaha keseluruhan. Hasil kami negatif, tetapi di luar itu, saya masih menganggapnya sebagai pengalaman hidup yang sangat penting," ujar Dovizioso.

"Atas semua ini dan dukungan mereka, saya berterima kasih kepada Yamaha, RNF Racing Team, WithU, dan semua sponsor yang terlibat dalam proyek ini. Ini tak berjalan sesuai harapan, tetapi tepat untuk dicoba. Petualangan saya akan berakhir di Misano, tetapi hubungan dengan semua orang yang terlibat dalam tantangan ini akan tetap terjalin selamanya. Terima kasih," lanjutnya.

Berikut statistik karier Andrea Dovizioso di dunia balap internasional.

4 dari 4 halaman

Statistik Karier Andrea Dovizioso

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) MotoGP.com

Gelar dunia: GP125 2004

Kemenangan: 24 (15 di MotoGP, 4 di GP250, dan 5 di GP125)

Podium: 103 (62 di MotoGP, 26 di GP250, dan 15 di GP125)

Pole: 20 (7 di MotoGP, 4 di GP250, dan 9 di GP125)

Tim yang pernah dibela: Scot Racing Team Honda, Repsol Honda, Monster Yamaha Tech 3, Ducati Team, Petronas Yamaha SRT, dan WithU Yamaha RNF

2002: GP125 - Scot Racing Team Honda - Peringkat 16

2003: GP125 - Scot Racing Team Honda - Peringkat 5

2004: GP125 - Scot Racing Team Honda - Juara

2005: GP250 - Scot Racing Team Honda - Peringkat 3

2006: GP250 - Scot Racing Team Honda - Runner up

2007: GP250 - Scot Racing Team Honda - Runner up

2008: MotoGP - Scot Racing Team Honda - Peringkat 5

2009: MotoGP - Repsol Honda - Peringkat 6

2010: MotoGP - Repsol Honda - Peringkat 5

2011: MotoGP - Repsol Honda - Peringkat 3

2012: MotoGP - Monster Yamaha Tech 3 - Peringkat 4

2013: MotoGP - Ducati Team - Peringkat 8

2014: MotoGP - Ducati Team - Peringkat 5

2015: MotoGP - Ducati Team - Peringkat 7

2016: MotoGP - Ducati Team - Peringkat 5

2017: MotoGP - Ducati Team - Runner up

2018: MotoGP - Ducati Team - Runner up

2019: MotoGP - Ducati Team - Runner up

2020: MotoGP - Ducati Team - Peringkat 4

2021: MotoGP - Petronas Yamaha SRT - Peringkat 24 (hanya balapan di 5 seri terakhir)

2022: MotoGP - WithU Yamah RNF - Peringkat 22 (sampai Seri Belanda)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR