
Bola.net - - Manajer Tim Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal mengaku heran melihat Yamaha dengan mudahnya mengubah kebijakan soal distribusi motor spek pabrikan YZR-M1 kepada tim satelit usai timnya dipastikan hengkang ke KTM di MotoGP musim ini.
Menyediakan motor spek pabrikan untuk tim satelit memang telah menjadi tren di MotoGP selama beberap tahun terakhir. Honda memulainya lebih dulu, dengan memberikan motor pabrikan kepada Cal Crutchlow (LCR Honda) sejak 2016, dan Ducati mengikuti langkah serupa dengan Danilo Petrucci (Pramac Racing) pada 2017.
Program ini cukup berhasil, karena Crutchlow sukses meraih tiga kemenangan dalam kurun tiga tahun terakhir, sementara Petrucci sukses panen podium dan tahun ini justru dipastikan membela tim pabrikan Ducati Corse, menggantikan Jorge Lorenzo. Uniknya, Yamaha ogah mengikuti jejak ini.
Tak Ada Gunanya Meminta

Tech 3 yang bekerja dengan Yamaha sejak 1999, diketahui merupakan salah satu tim satelit terbaik di grid MotoGP, namun justru tak sekalipun pernah mendapatkan suplai M1 spek pabrikan, terutama kepada juara dunia Moto2 2015-2016, Johann Zarco. Meski begitu, Poncharal mengaku dapat memakluminya.
"Saya tidak kecewa, karena saya tahu sistem kerja Yamaha. Tak peduli Honda memberi motor pabrikan kepada Cal atau Ducati kepada Danilo, tetap tak ada gunanya bicara dengan Yamaha mengenai hal yang sama. Menyediakan motor pabrikan tak pernah jadi rencana mereka dan ini bukan cara pandang mereka soal tim satelit," ujarnya via Speedweek.
Malah Turuti Morbidelli
Uniknya, Yamaha justru berubah pikiran usai Poncharal dan Tech 3 dipastikan hengkang ke KTM musim ini. Bersama Petronas Yamaha SRT, pabrikan Garpu Tala justru memberikan M1 spek pabrikan kepada Franco Morbidelli, yang merupakan juara dunia Moto2 2017 dan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy.
"Kini mereka mengubah sistemnya, Franco akhirnya membela tim satelit dan justru mendapat motor pabrikan terbaru. Mungkin mereka mengubah sistem ini karena saya akhirnya pergi. Entahlah, saya hanya ingin mengingat fase-fase positif bersama Yamaha, karena sayalah yang memutuskan pergi. Saya pergi bukan karena tidak bahagia, melainkan ada tawaran yang lebih menarik," pungkas Poncharal.
Bergabung dengan KTM, kini Tech 3 justru mendapatkan dua motor RC16 spek pabrikan sekaligus untuk Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira. Motor ini merupakan motor yang sama persis dengan yang dimiliki oleh duet Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro dan Johann Zarco.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 17:05Klasemen Pembalap Moto3 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 17:14Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Otomotif 7 Juni 2026 17:05Klasemen Pembalap Moto3 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juni 2026 17:05Klasemen Pembalap Moto3 2026
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
