
Bola.net - Meski meraih begitu banyak kesuksesan dalam 11 tahun berkarier di ajang Grand Prix, Marc Marquez mengaku masih berandai-andai bisa memutar waktu untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu, demikian yang ia nyatakan dalam wawancaranya dengan majalah RACC.
Sang 8 kali juara dunia ini menyatakan bahwa MotoGP 2015 merupakan tahun penuh pembelajaran. Musim itu, ia mengalami begitu banyak kecelakaan akibat terlalu banyak ambil risiko demi meraih kemenangan. Meski meraih 9 podium dan 5 kemenangan, ia juga 6 kali gagal finis.
Dengan hasil balap yang tak sesuai ekspektasi, Marquez pun gagal menjadi juara dunia. Ia harus puas duduk di peringkat ketiga pada klasemen akhir pebalap, diasapi oleh duet Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo yang merebut gelar dan Valentino Rossi yang duduk sebagai runner up.
Andai Bisa Memutar Waktu
"Jika memikirkan apa yang bisa saya perbaiki, dan andai saya bisa memutar waktu, jelas saya akan memperbaiki beberapa aspek pada 2015, saat saya sering terjatuh," ungkap rider Repsol Honda ini seperti yang dikutip Marca.
Pebalap Spanyol ini juga menyebut insiden-insiden kecelakaannya juga sempat membuatnya kelewat main aman demi menghindari cedera hingga gagal meraih hasil baik. Meski begitu, ada satu hal yang tak bisa ia ubah, yakni gaya balapnya.
"Bahkan beberapa kecelakaan justru membuat saya kelewat konservatif demi menghindari cedera. Tapi yang saya tahu adalah gaya balap saya, dan saya memang suka mengambil risiko," ujarnya.
Kriteria Pebalap yang Baik
Kegagalan merebut gelar pada 2015 membuat Marquez jadi menyadari bahwa pebalap yang baik adalah pebalap yang punya ambisi besar untuk jadi yang terbaik, namun juga bisa berpikir jernih soal apa yang harus dilakukan di trek.
"Bagi saya, pebalap yang baik harus cepat, pebalap yang baik adalah yang ingin menjadi juara, dan harus tahu cara berpikir saat mengendarai motor," pungkas Marquez.
Nah, bagaimanakah gambaran pebalap yang baik menurut Bolaneters? Tulis di kolom komentar ya!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 17:23 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)

