Pecco Bagnaia Merenung Jelang MotoGP 2026, Ngaku Ingin Curi Rahasia Sukses Marc Marquez di Ducati

Pecco Bagnaia Merenung Jelang MotoGP 2026, Ngaku Ingin Curi Rahasia Sukses Marc Marquez di Ducati
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team Pecco Bagnaia, memanfaatkan liburan musim dingin untuk merenungkan musim 2025 yang berat. Kini, ia pun bertekad bangkit dari keterpurukan dan bertarung dengan sang tandem, Marc Marquez.

Sebagai juara dunia 2022 dan 2023, serta runner up 2021 dan 2024, Bagnaia sempat dijagokan jadi juara lagi pada 2025. Namun, Marquez justru mendominasi dan menyabet gelar dunia, sementara Bagnaia harus puas menduduki peringkat kelima.

Bagnaia kerap mengalami nasib buruk seperti hilangnya grip ban pada pertengahan balapan, dan yang paling mencolok adalah ban bocor di Seri Malaysia, yang membuatnya gagal meraih kemenangan. Ia pun berharap hal-hal ini tak terjadi lagi.

1 dari 2 halaman

Sering Alami Kesialan pada 2025

Sering Alami Kesialan pada 2025

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

"Tahun lalu sangat berat, bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk tim, karena sulit memahami dan melihat situasi dengan jelas. Berkali-kali, kami punya potensi yang baik, tapi kami tidak mencapai hasil yang diinginkan," ujar Bagnaia via Crash.net, Senin (19/1/2026).

"Di lain waktu kami mengalami nasib buruk, seperti ban bocor di Malaysia. Di lain waktu saya sangat kesulitan menemukan sensasi baik, menemukan performa terbaik," lanjut pembalap yang juga anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.

Di lain sisi, jeda musim dingin berjalan baik bagi Bagnaia. Sebab, ia bisa menenangkan pikiran dengan berlibur dengan sang istri, Domizia, sembari merenungkan musim 2025. Ia pun bertekad untuk belajar dari segala kesalahannya musim lalu.

2 dari 2 halaman

Punya Panutan yang Baik di Garasi Tim

"Saya rasa, dengan sikap tenang dan kerja keras yang kami lakukan selama musim dingin ini, kami bisa coba adaptasi dan memperbaiki diri dari situasi sulit. Biasanya di saat-saat sulit seperti itu Anda dapat belajar banyak hal dan itulah yang saya coba lakukan," tutur Bagnaia.

Bagnaia juga yakin Marquez merupakan panutan ideal. "Musim dingin berjalan dengan baik. Saya punya waktu untuk merenung. Untungnya, saya memiliki panutan yang baik di garasi, jadi saya bisa dekat dengannya dan mencoba mencuri beberapa rahasianya!" tutupnya.

Bagnaia dan para pembalap MotoGP lainnya akan turun lintasan dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada 3-5 Februari 2026, dan di Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari 2026.

Sumber: Crashnet