
Bola.net - - MotoGP 2019 akan menjadi tahun ketujuh Marc Marquez membela Repsol Honda. Beberapa pihak yakin Marquez tak perlu pindah tim demi merengkuh status 'terbaik sepanjang sejarah', namun juga tak sedikit yang penasaran soal apa yang bisa ia lakukan jika ia membela tim lain.
Eks crew chief Mick Doohan dan Valentino Rossi, Jeremy Burgess merupakan salah satu orang yang sangat ingin tahu performa Marquez di atas motor selain Honda. Ia yakin, jika Marquez memutuskan pindah tim, maka hal ini akan menarik minat lebih banyak orang untuk menonton MotoGP.
Opini Burgess ini bisa dibilang tak main-main. Pria asal Australia ini dikenal dengan pengalamannya yang segudang di ajang Grand Prix. Dengan sentuhannya, Wayne Gardner, Doohan dan Rossi berhasil menjadi rider-rider dengan prestasi mentereng.
Masih Muda, Masih Berpotensi
Sejak turun di MotoGP pada 2013 lalu, Marquez telah mengoleksi lima gelar dunia. Satu-satunya kegagalan yang ia alami hanyalah pada 2015, saat ia dikalahkan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Burgess pun yakin, rider 25 tahun tersebut bisa meraih gelar lebih banyak, bahkan dengan dua pabrikan lain sekaligus.
"Memperhitungkan betapa masih mudanya Marc sekarang, ia bisa berpotensi menjadi juara dunia dengan tiga motor berbeda, yakni Honda dan dua pabrikan lain. Ia bisa melakukan hal yang tak satu pun di antara Valentino Rossi, Casey Stoner atau Eddie Lawson bisa lakukan," ujar Burgess lewat Corsedimoto.
Bakal Sulit Diulang
Sejauh ini hanya Giacomo Agostini, Rossi, Lawson, Stoner dan Geoff Duke yang mampu meraih gelar dunia kelas para raja dengan dua pabrikan berbeda. Jika Marquez mampu meraih gelar dunia dengan tiga pabrikan berbeda, maka ia akan menggoreskan sejarah baru dan bakal sulit diulang.
"Marc masih cukup muda dan bakal sangat menarik jika ia pindah dari Honda menuju pabrikan lain pada beberapa tahun mendatang," pungkas Burgess, yang pensiun pada akhir 2013, usai Rossi menggantinya dengan Silvano Galbusera.
Kontrak Marquez dengan Honda baru akan habis pada akhir 2020, dan rider Spanyol tersebut belum menunjukkan tanda-tanda ingin hengkang. Meski begitu, pada 2017, ia sempat santer dikabarkan menjalani negosiasi dengan Red Bull KTM Factory Racing.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 20 Januari 2026 13:11Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 07:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 07:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 07:19 -
Liga Champions 21 Januari 2026 07:05 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:51 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:40
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5478868/original/049824700_1768956658-momen-unik-saat-presiden-prabowo-bertemu-pm-starmer-di-london-0a9cf1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478865/original/037928200_1768955017-PHOTO-2026-01-20-18-28-26.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478808/original/008534300_1768926875-korupsi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478859/original/052143600_1768953494-PHOTO-2026-01-20-17-52-53.jpg)

