
Bola.net - Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, mengaku sempat nyaris tak mendapatkan izin orang tuanya untuk menjadi pebalap motor. Lewat MotoGP Podcast, Nakagami mengaku kedua orang tuanya lebih menyukai balap mobil dan sempat mengira ia tak punya bakat di arena balap motor.
Nakagami, yang merupakan salah satu lulusan Red Bull MotoGP Academy, menjalani debut Grand Prix pada 2008 di kelas 125cc, yang ia geluti selama dua musim. Pada 2010, ia pun naik ke Moto2 dan turun di sana selama enam musim. Di kelas tersebut, pebalap Jepang ini sukses meraih 15 podium, dua kemenangan, dan lima pole.
Tahun lalu, ia pun dapat kesempatan naik ke MotoGP, menjadi rider Jepang pertama yang turun di kelas tertinggi sejak Hiroshi Aoyama pada 2014. Uniknya, meski sempat membelikan pocket bike untuk sang anak, orang tua Nakagami justru ragu anaknya bisa menjadi pebalap motor, dan ingin ia menjadi pebalap F1.
Sempat Tak Nikmati Latihan di Atas Motor

"Orang tua saya membeli motor kecil saat saya masih empat tahun, tapi tak fokus pada roda dua. Mereka lebih suka roda empat, jadi mereka ingin saya jadi pebalap F1. Tapi saat itu hanya ada sedikit opsi untuk mobil. Saya berlatih di area parkir yang sangat kecil, hanya untuk senang-senang. Sedikit-sedikit saya mulai menikmati," ujarnya.
Nakagami, yang kini berusia 27 tahun, mengaku tak terlalu nyaman dan bahkan takut saat pertama kali mengendarai motornya. Ia juga sempat ogah-ogahan ketika kedua orang tuanya membawanya ke sebuah sirkuit kecil untuk berlatih lebih serius. Uniknya, meski ragu dan takut, Nakagami mau-mau saja terus berlatih.
"Suatu saat, orang tua saya bilang, 'Hari ini kita pergi ke trek kecil', dan saat saya melihat sirkuit untuk pertama kali, saya sempat ragu, karena saya tak menikmatinya. Tapi orang tua saya berkata, 'lakukan ini' dan saya menurut, tipikal anak kecil. Tapi saya lamban, dan orang tua saya berkata bahwa saya memang sangat lamban!" kisahnya.
Sempat Diragukan Orang Tua
Nakagami mengaku tahun perdananya di kejuaraan balap Jepang sangat berat, karena ia kerap menjadi yang terbuncit. Hal ini sempat membuat kedua orang tuanya meragukan talenta rider kelahiran Chiba tersebut. Meski begitu, Nakagami tetap meminta kepercayaan mereka agar diberi waktu untuk terus berlatih.
"Usai balapan pertama, orang tua saya berkata, 'Oke, mungkin kita harus akhiri ini semua'. Mereka pikir saya tak punya talenta, dan tak punya banyak peluang. Tapi setelahnya saya ingin menjalani lebih banyak lap dan lebih sering latihan. Saya memang butuh waktu, tapi 6-7 bulan setelahnya saya meraih kemenangan perdana," tutupnya.
Pada musim keduanya di MotoGP, Nakagami memang belum meraih podium, namun ia makin konsisten bertarung di posisi 10 besar, dan hasil terbaiknya adalah finis kelima di Mugello, Italia. Ia akan kembali turun lintasan di Misano, San Marino pada 13-15 September mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 31 Oktober 2026 14:43Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 31 Oktober 2026 14:43Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
-
otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
-
otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
Aspal Sirkuit Sepang Hancur Jelang MotoGP Malaysia 2026, Pembalap Mengeluh Sebut Lintasan Mirip Arena Motocross!
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Petronas Grand Prix of Malaysia 2026: Marquez Ingin Menjauh, Aprilia Menolak Menyerah
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
