
Lorenzo tertinggal 0,137 detik dari pebalap Ducati, Andrea Iannone, salah satu pebalap yang mampu menembus 1 menit 54 detik. Sang juara bertahan ini meyakini top speed Desmo17 GP membuatnya tertinggal, mengingat Iannone mampu melaju dengan kecepatan 350 km/jam, 15 km/jam lebih cepat di lintasan lurus.
"Setup yang kami temukan adalah yang terbaik, tapi masalahnya pebalap lain juga meningkatkan performa. Banyak pebalap menembus 1 menit 54 detik, dan saya tak menduga hal ini akan terjadi. Tapi kami yakin bisa membuat motor kami lebih mudah mendapatkan ritme yang baik saat balapan nanti," ujarnya kepada Crash.net.
Meski begitu, Lorenzo mengaku tak terlalu ambil pusing atas kelebihan Ducati di area top speed, mengingat YZR-M1 miliknya terbukti lebih lincah saat melaju di tikungan.
"Tentu ini masalah, karena kami tertinggal beberapa meter di lintasan lurus, mungkin kehilangan 0,2-0,3 detik. Untungnya, lintasan lurusnya hanya ada satu. Tapi tentu saja ini perbedaan besar. Meski begitu saya yakin lebih penting punya motor yang kompetitif di tikungan. Memang sulit, tapi kami harus tetap mencoba," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

