
Bola.net - Pembalap Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, berterima kasih atas bimbingan lima kali juara WorldSSP sekaligus legenda balap motor Turki, Kenan Sofuoglu, yang telah membimbingnya sampai sukses menjadi juara WorldSBK 2021. Lewat GPOne, Minggu (21/11/2021), El Turco mengaku sangat bangga bisa mengalahkan Jonathan Rea.
Usai finis kedua dalam Race 1 WorldSBK Mandalika, Razgatlioglu memang berhasil mengunci gelar musim ini. Ia menghentikan dominasi Rea yang sudah berlangsung sejak 2015. Ia juga merupakan rider Turki pertama yang sukses menjuarai WorldSBK, serta juara pertama Yamaha sejak Ben Spies pada 2009.
Bagi rider berusia 25 tahun ini, peran Sofuoglu dalam jenjang kariernya sangatlah berharga. Sofuoglu memberi Razgatlioglu banyak bantuan sejak ia masih turun di Red Bull Rookies Cup pada 2013 sampai akhirnya turun di WorldSBK pada 2018 lalu. Hingga kini, Sofuoglu juga tetap setia mendampinginya ke mana pun.
Bantuan Berharga Kenan Sofuoglu
View this post on Instagram
"Saya ingat ketika mulai balapan di Rookies Cup. Saya tak punya uang, kesempatan juga tipis. Tapi Kenan membantu saya di dunia balap, berkontribusi pada perkembangan saya dan membimbing saya. Pada 2018, saya pun masuk WorldSBK. Saya sangat bersemangat, karena itu kesempatan besar bagi saya, apalagi Jonny ada di sana," ujar Razgatlioglu.
Pembalap yang juga dijuluki 'Stoprak' karena hobinya melakukan stoppie ini mengaku, mengalahkan Rea adalah sebuah kebanggaan meski enam kali juara dunia itu merupakan kawan baiknya. Razgatlioglu menyebut bahwa sudah jadi impian semua rider WorldSBK mengalahkan Rea suatu saat nanti dalam karier mereka.
"Di paddock WorldSBK, semua pembalap bermimpi bisa mengalahkan Jonny, karena kami semua tahu betapa pentingnya ia. Tak mudah bagi saya mengalahkannya, karena ia telah memberikan begitu banyak tips bagi saya ketika masih membela Kawasaki. Tapi kini saya di Yamaha, ia tak memberi saya nasihat lagi," ungkapnya.
Sengit, Tapi Hubungan Tetap Baik

Razgatlioglu juga mengenang duel-duel sengit dengan Rea musim ini, termasuk di WorldSBK Prancis, di mana ada kontroversi dalam Superpole Race. Kala itu, Rea dan Kawasaki melapor pada FIM Stewards bahwa Razgatlioglu masuk ke zona hijau, hingga kemenangannya dicabut. Meski begitu, Razgatlioglu tak sakit hati.
"Kami bertarung berkali-kali musim ini, dan ini pertunjukan yang baik untuk fans. Saya ingat, contohnya di Magny-Cours, saat kami duel sengit. Pada akhirnya, saya tetap punya hubungan sangat baik dengan Jonny di luar paddock. Bahkan, tak pernah ada perseteruan atau konflik di antara kami, meski jelas kami sama-sama ingin menang," tutupnya.
Rea sendiri harus puas menjadi runner up musim ini. Rider Irlandia Utara ini berhasil menyapu dua kemenangan di Mandalika. Usai finis pada Race 2, ia melakukan selebrasi dengan mengganti nomor balap 1 menjadi nomornya yang semula, 65, sebagai pengakuan atas status juara dunia yang kini disemat oleh Razgatlioglu.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- 5 Debutan MotoGP 2022 Happy Sekaligus Lelah Jajal Motor Baru di Jerez
- Uniknya Trofi WorldSBK Mandalika: Handmade, Dibuat di Bali
- Scott Redding Sebut WorldSBK Mandalika Seru, Puji Level Grip dan Minta Drainase Diperbaiki
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Qatar di Losail
- Hasil Balap Formula 1 GP Qatar: Lewis Hamilton Menang, Fernando Alonso Kembali ke Podium
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 11:28Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:07Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 21 Januari 2026 11:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:44 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 11:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:34 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 11:28
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479236/original/068802400_1768971895-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_11.50.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5479211/original/030628600_1768971055-inggris-dukung-rencana-prabowo-membangun-1-a52a3a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276071/original/013936200_1603437779-word-stop-with-child-s-hand-dark-wall.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)

