Valentino Rossi Beber Alasan Kali Ini Ogah Asal-asalan Putuskan Nasib di MotoGP 2022

Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2021 11:27
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT

Bola.net - Rider Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, memberi sinyal dirinya ogah asal-asalan dalam mengambil keputusan soal nasib di MotoGP 2022. The Doctor yakin bisa dapat tempat untuk musim depan jika dirinya masih ingin tetap balapan. Namun, ia juga paham bahwa hasil balapnya di lima seri pertama tidaklah sepadan.

Sebagai sembilan kali juara dunia dan rider berkarisma, Rossi tentu jadi tambang emas bagi tim-tim yang ia bela. Alhasil, selama ini mudah saja baginya dapat kontrak. Namun, mengingat ia belum naik podium lagi sejak Seri Andalusia 2020 dan belum menang lagi sejak Seri Belanda 2017, Rossi tahu kali ini kontrak baru bakal sulit didapat.

Selain itu, hasil buruk beruntun yang ia dapatkan dalam lima seri perdana musim ini juga diakui Rossi sangat berpengaruh pada kondisi psikisnya. "Rasa senang sangat terikat dengan hasil balap. Jika hasil baik tak datang, Anda takkan bersenang-senang dan semuanya jadi berat," ujarnya kepada Sky Sport, Kamis (27/5/2021).

1 dari 3 halaman

Bakal Lebih Mudah Ambil Keputusan Kalau...

Dalam wawancara yang dilakukan di Sirkuit Mugello, Italia, itu, The Doctor kembali menegaskan akan merenungkan keputusan soal masa depannya pada rehat musim panas pada Juli nanti. Pasalnya, ia ogah asal-asalan melanjutkan karier ketika ia paham betul bahwa hasil balapnya musim ini tak cukup meyakinkan Yamaha dan Petronas SRT.

"Saya akan ambil keputusan pada musim panas, saya juga masih harus bicara dengan Petronas dan Yamaha. Semua tergantung hasil. Jika bisa memperbaikinya sekarang juga, bakal mudah bagi saya untuk tetap balapan. Jika saya memilih sekarang untuk tetap balapan, saya bisa saja dapat tempat. Namun, bukan itu yang saya mau," tuturnya.

Di lain sisi, Rossi sadar betul ekspektasi para penggemar padanya sangatlah tinggi. Sebagai pembalap paling berpengalaman dengan hasil paling mentereng di grid MotoGP saat ini, Rossi diharapkan masih bisa konsisten bertarung di papan atas. Ia pun mengaku salut melihat orang-orang masih setia mendukungnya melalui masa-masa sulit ini.

2 dari 3 halaman

Hubungan 'Benci-Cinta' dengan Mugello

"Ada banyak ekspektasi dari diri saya. Orang menonton balapan dan berharap saya bisa melaju di depan. Ketika saya finis kelima atau keenam, orang bertanya mengapa saya tak memimpin... Tapi saya merasakan orang-orang ini menghormati saya, mereka tetap mendukung saya. Saya pun berharap bisa kembali ke depan," ungkapnya.

Bicara soal balapan di Mugello akhir pekan ini, Rossi pun mengaku bersemangat seperti biasa, meski sedih karena trek yang biasanya dipenuhi oleh Popolo Giallo kini justru harus sunyi senyap akibat pandemi Covid-19. Uniknya, rider berusia 42 tahun ini juga mengaku balapan di Mugello adalah balapan yang paling membuatnya gugup.

"Saya masih senang berkendara di sini. Pada pekan balap di Mugello, Anda selalu punya perasaan tak enak. Namun, atas beberapa alasan tertentu, Anda merindukannya jika tak balapan di sini. Senin lalu, saya bangun tidur dengan perasaan buruk, karena saya menyadari ini pekan balap di Mugello. Usai 25 tahun, rasanya masih sama," tutupnya.

Sumber: Sky Sport

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR