
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, memang belum ambil keputusan soal nasibnya di MotoGP 2022. Namun, satu hal yang pasti, ia menyadari dirinya sudah lama berkarier di dunia balap, dan ia pun menyatakan kariernya yang panjang ini juga terjadi berkat anak-anak didiknya di VR46 Riders Academy.
VR46 Riders Academy resmi dibentuk Rossi pada 2013 lalu, tercetus akibat rasa sedih ditinggalkan sang sahabat sekaligus partner latihannya, Marco Simoncelli, yang meninggal dunia akibat kecelakaan hebat di MotoGP Malaysia 2011. Franco Morbidelli, yang sudah latihan dengan Rossi sejak 2010, menjadi anggota pertamanya.
Sejak itu, VR46 pun terus berkembang. Belasan rider muda Italia yang pernah bernaung di sana kini turun di Moto3, Moto2, dan MotoGP. Saat ini, ada delapan rider yang masih terikat dengan VR46. Selain Morbidelli, ada Pecco Bagnaia, Luca Marini, Marco Bezzecchi, Celestino Vietti, Stefano Manzi, Andrea Migno, dan Niccolo Antonelli.
Anak-Anak Didik Rossi Berbeda-beda Karakter

"Situasi kami jadi tak terkendali," gurau Rossi via Sky Sport, Kamis (27/5/2021). "Kami mulai dengan Marco, lalu ada Franco, Luca, Migno... Mereka semua tampil baik. Saya balapan lebih lama dari yang pernah saya bayangkan, dan pada akhirnya kami malah jadi rival di MotoGP. Balapan dengan melawan mereka rasanya lebih sulit, rasanya berbeda."
Rossi pun senang melihat anak-anak didiknya ini punya karakter dan gaya balap yang berbeda-beda, hingga mereka juga saling belajar lebih baik. Mengingat dirinya juga rutin berlatih bersama mereka, Rossi memetik banyak manfaat. Selain mempelajari gaya balap generasi muda, ia juga mendapatkan motivasi untuk terus berkompetisi.
"Tiap rider punya karakter unik. Contohnya Pecco, yang sangat berbeda dari Franco. Tapi kami saling menyayangi. Jika saya berada di sini, itu berkat mereka semua, juga sebaliknya. Kami selalu senang latihan bersama. Kalau naik motor, kami coba lakukan bersama agar tak terlalu lelah. Bekerja sama sangatlah keren!" ujar The Doctor.
Para Rider Masa Kini Adalah Atlet 'Sungguhan'
Di lain sisi, Rossi yang sudah menghadapi rival dari empat generasi berbeda, juga sadar para rider muda masa kini punya pandangan hidup yang jauh berbeda dari para rider masa lalu. Menurutnya, sikap dan jalan pikiran yang jauh lebih profesional menjadikan mereka atlet yang lebih baik, hingga sangat fokus pada hasil-hasil mentereng. Alhasil, persaingan juga kian ketat.
"Level persaingan yang tinggi ini terjadi karena kini semua rider lebih profesional, atlet yang sesungguhnya. Gaya hidup mereka lebih baik, makan lebih sehat, tidur lebih awal, benar-benar menjalani hidup sebagai atlet. Bahkan persiapan menghadapi kompetisi kini sangat berbeda, Anda punya dukungan lebih besar dan tujuannya lebih berarti," tuturnya.
"Kini, jika mau, Anda bisa sepanjang waktu mengikuti kamera motor Fabio Quartararo dan melihat caranya berkendara. Pada masa lalu, situasinya tak begini. Kini, demi ada di papan atas MotoGP, Anda harus bekerja keras, mengendarai motor 2-3 kali sepekan, ditambah latihan di gym agar tubuh bugar. Kehidupan seorang atlet itu berat, tapi juga indah," tutup Rossi.
Sumber: Sky Sport
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
- Marc Marquez Jagokan Fabio Quartararo-Pecco Bagnaia Juarai MotoGP 2021
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Mugello, Italia 2021
- Beda dari Valentino Rossi, Marc Marquez: Kalau Tak Kompetitif, Saya Pensiun Saja
- Beri Kontrak Baru, Ducati Sebut Jack Miller Paling Paham Cara Jinakkan Desmosedici
- Kontrak Baru, Jack Miller Resmi Tetap Bela Ducati di MotoGP 2022
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 5 Juni 2026 21:36Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:40Purbaya Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7844577/original/081229800_1780666500-timnas_indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
