
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, meyakini bahwa persaingan MotoGP 2024 bakal sangat sengit di dalam trek dan rumit di luar trek. Pasalnya, ada 19 pembalap dan 3 tim independen yang tak punya kontrak untuk musim 2025. Alhasil, semua orang akan berlomba-lomba tampil baik.
Hanya tiga rider yang punya kontrak 2025, yakni Brad Binder, Luca Marini, dan Johann Zarco. Namun, Pecco Bagnaia dan Pedro Acosta punya jaminan besar akan dipertahankan masing-masing oleh Ducati dan KTM. Dua rider Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins, kontraknya habis akhir musim nanti.
Di lain sisi, tiga tim satelit yang tak punya kontrak 2025 adalah Pramac Racing, LCR Team, dan VR46 Racing Team. Yamaha sendiri tak menutup-nutupi fakta bahwa mereka ingin kembali memiliki tim satelit pada 2025, mengingat mereka ditinggalkan oleh RNF Racing pada akhir 2022.
Seru di Dalam Trek, Ruwet di Luar Trek

"Ada 18-19 pembalap tanpa kontrak untuk tahun depan. Ada empat yang punya, yang saya rasa adalah Binder, dan saya yakini Acosta, Zarco, dan Marini," ungkap Jarvis kepada Crash.net pada Selasa (27/2/2024).
"Jadi, bakal superseru di trek, menonton semua balapan, dan bakal super rumit di luar trek, karena Anda juga punya tiga tim satelit tanpa kontrak [dengan pabrikan] untuk 2025, yang jelas-jelas adalah Pramac, LCR, dan VR46," lanjutnya.
Jarvis sangat ingin mempertahankan Quartararo, yang sudah menjadi pembalapnya sejak 2021, dan juga Rins, yang baru bergabung musim ini tetapi diharapkan bisa menjalin kolaborasi jangka panjang. Namun, Jarvis juga sadar Yamaha punya PR menumpuk demi mewujudkan hal ini.
Harus Yakinkan Para Rider dan Calon Tim Satelit

"Kami harus meyakinkan niatan kami, serta kapasitas dan kemampuan kami untuk masa depan. Baik bagi tim satelit maupun bagi para rider, kami harus kompetitif. Jika tidak 100% kompetitif tahun ini, kami harus meyakinkan bahwa dengan investasi kami, kami bisa membuat progres," tutur Jarvis.
Di lain sisi, Quartararo sendiri sudah berulang kali menjatuhkan ultimatum kepada Yamaha, mensinyalir bahwa ia akan hengkang jika performa YZR-M1 tak segera mengalami lonjakan signifikan. Meski begitu, saat ini ia mengaku belum mau banyak omong soal penilaian motornya dan potensi masa depannya.
"Saya 100% fokus pada pekerjaan. Saya rasa Yamaha telah mengalami kemajuan besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Soal masa depan saya, saya akan ambil waktu, tetapi tentu ini bakal jadi keputusan yang sangat penting," pungkas juara dunia MotoGP 2021 ini.
Sumber: Crashnet
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 26 Mei 2026 01:00Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
-
Liga Italia 25 Mei 2026 23:34Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 26 Mei 2026 01:30Demo Ricuh di Lapas Narkotika Gowa, Delapan Orang Ditangkap
-
Liputan6 25 Mei 2026 23:09Bruno Fernandes adalah Masa Depan Manchester United
-
Liputan6 25 Mei 2026 23:02Ngaku Anggota Polri, Komplotan Perampok Teror Pengendara di Palmerah
HIGHLIGHT
10 Pemain Aktif yang Butuh Trofi Liga Champions de...
6 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas Mikel Art...
8 Pesepak Bola Top yang Ternyata Perokok, Ada Szcz...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/6964617/original/067365600_1779729966-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_00.22.18.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6963278/original/097224600_1779728909-WhatsApp_Image_2026-05-25_at_22.29.57.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6147464/original/056012900_1779030106-000_B3484WG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6958939/original/099973200_1779724976-WhatsApp_Image_2026-05-25_at_22.59.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6957769/original/098391700_1779723698-WhatsApp_Image_2026-05-25_at_22.29.55.jpeg)

