FOLLOW US:


Ada Maldini, Ini Barisan Bek Tengah Terbaik Sepanjang Sejarah Sepak Bola

04-05-2020 04:20

 | Dimas Ardi Prasetya

Ada Maldini, Ini Barisan Bek Tengah Terbaik Sepanjang Sejarah Sepak Bola
Paolo Maldini © AFP

Bola.net - Legenda AC Milan Paolo Maldini termasuk dalam barisan salah satu bek tengah terbaik sepanjang masa dalam dunia sepak bola.

Menempati posisi pemain bertahan atau bek di dalam sebuah tim sepak bola bukan tugas yang mudah. Tak jarang pemain belakang menjadi kambing hitam saat timnya kebobolan dan menelan kekalahan.

Pemain sepak bola yang menghuni lini pertahanan dituntut cepat dalam memutus serangan lawan, kuat dalam body balance, dan punya duel udara yang bagus. Tidak heran jika bek adalah posisi yang sangat vital di dunia sepak bola.

Mereka lah benteng yang harus menjaga daerah pertahanan agar pemain lawan tidak dapat mencetak gol. Sejumlah bek terbaik berasal dari Italia.

Tetapi, tidak semua pemain bertahan terbaik di dunia berada di Italia. Pada perkembangannya, bek juga memiliki peran seperti membangun permainan dari belakang atau bahkan membantu serangan.

Mulai dari bek legendaris seperti Franz Beckenbauer hingga awal abad ke-21 seperti Paolo Maldini, layak menjadi bek terbaik sepanjang masa. Siapakah bek terbaik sepanjang masa?

Simak daftar lengkapnya, seperti dilansir dari Ronaldo.com.

1 dari 5

Paolo Maldini

Maldini awalnya berposisi bek kanan sebelum beralih ke sisi kiri. Dia pun akhirnya ditempatkan di jantung pertahanan dan kemampuannya dalam menjaga lini belakang sulit ditembus lawan.

Sepanjang kariernya bersama AC Milan, Paolo Maldini telah mempersembahkan tujuh titel Serie A. Adapun dikompetisi Eropa, Maldini berhasil meraih lima gelar Piala/Liga Champions dan pernah masuk tiga besar penghargaan Ballon d'Or 1994 dan 2003.

2 dari 5

Daniel Passarella

Daniel Passarella merupakan bek terbesar Amerika Selatan dalam sejarah. Dirinya tak hanya mampu menjaga pertahanan, tetapi juga memiliki naluri mencetak gol yang mematikan.

Namanya mungkin tenggelam, karena publik lebih mengenal bintang Argentina adalah Lionel Messi dan Diego Maradona. Namun, banyak yang tidak tahu, Passarella merupakan kapten Argentina yang berhasil menjuarai Piala Dunia 1978 dan 1986.

Dalam karier bersama klub, Passarella pernah mencetak 24 gol dalam 35 pertandingan bersama River Plate pada 1976.

3 dari 5

Franco Baresi

Selain Paolo Maldini, AC Milan pernah memiliki bek tangguh yakni Franco Baresi. Baresi adalah bek dengan paket lengkap di Milan.

Kemampuan membaca taktik lawan dan melakukan serangan balik serta sebagai sweeper terbaik, pria asal Italia itu berhasil membawa I Rossoneri meraih 17 titel juara, termasuk enam trofi Serie A dan tiga Piala/Liga Champions.

4 dari 5

Bobby Moore

Legenda West Ham United ini akan selalu menempati posisi pertama sebagi bek terbaik di Inggris. Dirinya berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia 1966 dan saat itu Bobby Moore menjabat sebagai kapten tim.

Pele, legenda besar asal Brasil pernah melontarkan pujian kepada Bobby Moore. Dirinya menganggap Bobby Moore adalah bek tengah terbaik yang pernah Pele hadapi.

Bobby Moore pada 1970 menjadi runner-up Ballod d'Or. Pada level klub, Bobby Moore membantu West Ham memenangkan Piala FA musim 1963-1964.

5 dari 5

Franz Beckenbauer

Posisi teratas sebagai bek tengah terbaik sepanjang masa adalah Franz Beckenbauer. Legenda Bayern Munchen dan Timnas Jerman itu adalah bek modern pertama.

Bisa berposisi sebagai gelandang, Beckenbauer meraih 17 trofi di level klub dan dua gelar juara dengan Timnas Jerman Barat. Untuk penghargaaan individu, Beckenbauer memenangkan trofi pemain terbaik Jerman sebanyak empat kali dan dua kali di ajang Ballon d'Or.

Sebagai pelatih, Beckenbauer berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia untuk negaranya. Catatan yang impresif di mana Beckenbauer berhasil merengkuh trofi Piala Dunia sebagai pemain dan manajer.
Sebelum mengakhiri karier sepak bola, dirinya pernah bermain untuk New York Cosmos dan Hamburg SV.

Sumber Asli: Ronaldo.com
Disadur dari: Bola.com/Penulis Alfi Yuda/Editor Rizki Hidayat
Published: 3 Mei 2020