
Bola.net - Timnas Inggris terus melaju di Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat juara. Di balik performa impresif tersebut, ada satu fakta yang sangat mencolok terkait produktivitas lini serang The Three Lions.
Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi motor utama perjalanan Inggris hingga babak perempat final. Keduanya hampir selalu muncul sebagai pembeda ketika tim asuhan Thomas Tuchel menghadapi situasi sulit.
Statistik menunjukkan dominasi luar biasa kedua pemain tersebut. Dari total 11 gol yang dicetak Inggris sepanjang turnamen, 10 di antaranya lahir dari kaki Harry Kane dan Jude Bellingham.
Di satu sisi, situasi ini menjadi keuntungan karena Inggris memiliki dua pemain yang sedang berada dalam performa terbaik. Namun, di sisi lain, ketergantungan yang terlalu besar terhadap keduanya juga berpotensi menjadi titik lemah ketika menghadapi lawan-lawan elite.
Kane dan Bellingham Jadi Mesin Gol Inggris

Harry Kane kembali menunjukkan kelasnya sebagai penyerang elite dunia. Kapten Inggris itu sudah mengoleksi enam gol dan terus menjadi sosok paling menentukan di lini depan.
Sementara itu, Jude Bellingham membuktikan dirinya bukan sekadar gelandang kreatif. Pemain Real Madrid tersebut telah mencetak empat gol dan berulang kali hadir pada momen-momen penting.
Keduanya menjadi penentu kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko pada babak 16 besar. Bellingham mencetak gol cepat setelah menerima assist Kane, sebelum sang kapten memastikan kemenangan melalui eksekusi penalti saat Inggris bermain dengan 10 orang usai kartu merah Jarell Quansah.
Dominasi tersebut terlihat jelas dari statistik. Kane dan Bellingham menyumbang 10 dari 11 gol Inggris atau sekitar 90,9 persen dari total produktivitas tim, angka tertinggi di antara seluruh peserta yang masih bertahan di Piala Dunia 2026.
Ketergantungan Bisa Jadi Titik Lemah Inggris

Besarnya kontribusi Kane dan Bellingham memang menjadi modal besar bagi Inggris. Namun, kondisi itu juga membuat permainan The Three Lions relatif mudah dipetakan oleh lawan.
Dari sisi statistik serangan, Kane menghasilkan sekitar 34,6 persen expected goals (xG) Inggris, sedangkan Bellingham menyumbang 20,3 persen. Artinya, lebih dari separuh ancaman serangan Inggris berasal dari dua pemain tersebut.
Inggris selanjutnya akan menghadapi Norwegia pada babak perempat final. Thomas Tuchel tentu berharap Kane dan Bellingham kembali menjadi pembeda seperti pada laga-laga yang sudah dilalui.
Hanya saja, The Three Lions juga membutuhkan kontribusi pemain lain agar tidak terlalu bergantung kepada dua bintang tersebut saat menghadapi lawan yang semakin kuat. Sebab, jika Kane dan Bellingham buntu, Inggris bisa dalam bahaya.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Melihat Folarin Balogun Sebagai Korban Kontroversi Penangguhan Sanksi Kartu Merah
- Prancis vs Maroko: Les Bleus Bidik Semifinal Piala Dunia Ketiga Beruntun
- Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
- Efek Domino Kasus Folarin Balogun: Inggris Banding Kartu Merah Jarell Quansah, Prancis Protes Kartu Kuning Michael Olise
- Argentina vs Mesir: Lionel Messi Kembali Mengejar Sejarah di Panggung Piala Dunia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 21 Agustus 2026 13:185 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
-
Liga Spanyol 21 Agustus 2026 12:11Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 14:06Mourinho Tunjukkan Bagaimana Cara Menangani Mbappe dan Bellingham
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 01:32Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 01:25Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
-
Tim Nasional 22 Agustus 2026 22:36Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 22:29Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 22:00Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 23 Agustus 2026 00:49Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Api Hanguskan Ratusan Rumah Suku Sasak
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:37Seskab Teddy: 4 Heli Water Bombing Ditambah untuk Kebakaran Hutan Kalteng
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:244 Remaja Terseret Ombak di Pantai Tuturuga, 2 Tewas dan 1 Hilang
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:09Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat Kebakaran Hutan, Minta Pompa dan Heli
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:05Gereja di Lapas Manado Terbakar
-
Liputan6 22 Agustus 2026 21:593 Nelayan Kapal Layar Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian hingga Lumajang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330741/original/041673200_1787421185-1005824714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330482/original/071249500_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.55.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330737/original/014551600_1787416079-1000044932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330733/original/010127900_1787415521-IMG-20260822-WA0153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330732/original/075039900_1787414833-1000044918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330703/original/088871800_1787408195-Screenshot_2026-08-22-19-52-50-77.jpg)
