
Bola.net - Duel Prancis vs Maroko akan tersaji pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Tim asuhan Didier Deschamps mengincar tiket ke semifinal untuk edisi ketiga secara beruntun.
Les Bleus datang dengan modal yang sangat meyakinkan setelah menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi finalis pada 2022. Kini, mereka hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk mengukir catatan bersejarah.
Jika berhasil melaju, Prancis akan menjadi negara ketiga yang mampu mencapai semifinal dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut. Rekor tersebut sebelumnya hanya mampu diraih Jerman dan Brasil.
Di sisi lain, Maroko kembali membawa ambisi besar setelah tampil kompetitif sepanjang turnamen. Atlas Lions berharap mampu mengulang kejutan yang pernah mereka ciptakan di panggung dunia.
Prancis Berbekal Performa Konsisten

Prancis memastikan langkah ke perempat final usai menang tipis 1-0 atas Paraguay pada babak 16 besar. Gol kemenangan dicetak Kylian Mbappe melalui eksekusi penalti pada menit ke-70.
Tambahan gol itu membuat Mbappe telah mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen. Catatan tersebut sejajar dengan Lionel Messi dan Erling Haaland dalam persaingan perebutan Sepatu Emas.
Mbappe juga menyumbang dua assist serta menciptakan 12 peluang bagi Prancis. Sementara itu, Michael Olise menjadi motor serangan lain dengan statistik dribel, umpan terobosan, dan kreasi peluang yang impresif pada debutnya di Piala Dunia.
Prancis sedang menikmati tren positif berkat tujuh kemenangan beruntun di laga kompetitif. Mereka juga memenangi 11 dari 12 pertandingan terakhir dengan satu hasil imbang.
Maroko Andalkan Diaz dan Hakimi

Maroko menghadapi tantangan besar jelang duel melawan Prancis. Ismael Saibari masih diragukan tampil setelah mengalami cedera paha saat menghadapi Kanada.
Apabila Saibari belum pulih, harapan lini depan akan bertumpu kepada Brahim Diaz dan Achraf Hakimi. Diaz telah berkontribusi langsung dalam 10 gol sejak Piala Afrika 2025 melalui enam gol dan empat assist.
Hakimi juga menjadi ancaman dari sektor sayap berkat kreativitasnya. Bek kanan itu telah menciptakan 15 peluang pada Piala Dunia kali ini, jumlah terbanyak yang pernah dicatat bek asal Afrika dalam satu edisi sejak pencatatan dimulai pada 1966.
Selain Saibari, Maroko juga masih memantau kondisi Chadi Riad yang mengalami cedera lutut. Situasi tersebut membuat pelatih Mohamed Ouahbi harus menyiapkan beberapa alternatif.
Rekor Pertemuan Masih Memihak Les Bleus

Pertemuan kompetitif pertama kedua tim terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Prancis menang berkat gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani.
Secara keseluruhan, Prancis belum pernah kalah dalam enam pertemuan melawan Maroko. Les Bleus meraih tiga kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Meski demikian, Prancis tetap wajib waspada menghadapi wakil Afrika tersebut. Tiga dari enam kekalahan mereka di Piala Dunia pada abad ke-21 justru terjadi saat menghadapi tim asal Afrika.
Sumber: Opta Analyst
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 20:09Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 7 Juli 2026 21:31Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
-
piala dunia 7 Juli 2026 20:09Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
SOROT
-
Liputan6 7 Juli 2026 21:07Momen PM Modi Belajar Main Angklung Bersama Prabowo
-
Liputan6 7 Juli 2026 20:59Prabowo: India Punya Visi Sama untuk Masa Depan
-
Liputan6 7 Juli 2026 20:55Enam Langkah Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sawit
-
Liputan6 7 Juli 2026 20:47PM Modi Usai Terima Bintang Adipurna: Ini Milik Rakyat India
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290217/original/016554100_1783433268-fb884f0c-6769-4a86-8709-9732a813ed1b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290215/original/025571400_1783432793-IMG-20260707-WA0414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290212/original/076364000_1783432555-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.34.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290207/original/010344400_1783432210-Tetapkan_13_Juli_sebagai_Hari_Kepercayaan_Terhadap_Tuhan_Yang_Maha_Esa__Menteri_Kebudayaan_Tekankan_Keberagaman_dan_Toleransi_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290209/original/032046800_1783432521-IMG-20260707-WA0309.jpg)

