Jordan Henderson, Jude Bellingham, dan Declan Rice: Trio Sempurna Lini Tengah Inggris

Abdi Rafi Akmal | 5 Desember 2022 11:15
Jordan Henderson, Jude Bellingham, dan Declan Rice: Trio Sempurna Lini Tengah Inggris
Selebrasi para pemain Inggris, Jude Bellingham (kiri, Jordan Henderson, dan Declan Rice seusai mencetak gol ke gawang Senegal pada babak 16 besar Piala Dunia 2022, Senin (5/12/2022) WIB. (c) AP Photo/Abbie Parr

Bola.net - Inggris akhirnya menemukan komposisi terbaik dan paling sempurna untuk lini tengah. Setelah nyaman dengan duet Jude Bellingham dan Declan Rice selama beberapa waktu, kini ada Jordan Henderson yang melengkapinya jadi trio terbaik Inggris sejauh ini.

Komposisi trio lini tengah tersebut dimainkan saat Inggris menghajar Senegal 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Senin (5/12/2022) dini hari WIB. Kemenangan tersebut meloloskan Inggris ke babak perempat final.

Susunan yang sama sebelumnya sudah pernah dicoba pada laga terakhir fase grup melawan Wales. Hasilnya, Inggris juga menang 3-0.

Oleh karena itu, Matthew Upson menilai, kedatangan Henderson di lini tengah Inggris berpengaruh besar. Ia seolah menyempurnakan duet solid Rice dan Bellingham.

1 dari 4 halaman

Sempat Diragukan

Pemanggilan Henderson ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2022 sempat diperdebatkan. Usianya sudah 32 tahun dan dianggap tak layak untuk berebut tempat utama dengan pemain-pemain Inggris lain.

“Pemanggilan Henderson adalah hal yang memang bisa diperdebatkan, tetapi tidak untuk sekarang,” ucap Upson di BBC.

Upson menilai, perdebatan yang sempat terjadi di awal pemanggilan tidak perlu diungkit lagi untuk sekarang. Satu gol yang dibuat Henderson menunjukkan bahwa pemain Liverpool itu belum habis untuk tim nasional.

2 dari 4 halaman

Pengaruh Besar

Pengaruh Besar

Selebrasi Jordan Henderson dengan Jude Bellingham di laga Inggris vs Senegal di babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Al Bayt Stadium, Senin (05/12/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo/Hassan Ammar

Pengaruh Henderson di laga tersebut terhitung sangat besar. Tiga kali menang duel dari tiga percobaan, enam pemulihan, dan satu kali tekel sukses jadi buktinya.

Tidak hanya itu, Upson juga melihat pergerakan Henderson di lapangan semakin menunjukkan pengaruhnya untuk Inggris. Ia bisa bergerak bebas karena ditopang oleh gelandang Inggris lain.

“Henderson selalu datang ke kotak penalti dengan waktu yang tepat. Dia punya kebebasan melakukan itu karena mengetahui ada Declan Rice di belakangnya,” ucap dia.

3 dari 4 halaman

Sempurna

Sebelum Henderson dimainkan jadi starter, Inggris menggunakan formasi 4-2-3-1. Double pivot diisi oleh Rice dan Bellingham, kemudian posisi nomor 10 diisi oleh Mason Mount.

Trio tersebut sempat membuat Inggris berpesta gol ke gawang Iran (6-2), tetapi tidak berdaya saat menghadapi Amerika Serikat (0-0).

Baru sejak Henderson masuk di dua laga terakhir, Inggris jadi lebih solid dengan formasi 4-3-3. Inggris masing-masing menang dengan skor 3-0 melawan Wales dan Senegal.

“Trio gelandang yang di pertandingan ini sungguh luar biasa bagi saya,” ujar Upson mengakhiri.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR