Kala Bukayo Saka Sejajarkan Diri dengan Lionel Messi dan Ousmane Dembele

Kala Bukayo Saka Sejajarkan Diri dengan Lionel Messi dan Ousmane Dembele
Bukayo Saka merayakan golnya ke gawang Timnas Prancis, Minggu (19/7/2026) (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Bola.net - Bukayo Saka telah membuat pembuktian bahwa dirinya bukan pemain sembarangan. Winger Timnas Inggris itu membuktikan bahwa dirinya adalah pemain elit seusai laga Prancis vs Inggris baru-baru ini.

Bukayo Saka merupakan salah satu pemain andalan Timnas Inggris. Namun ia tidak selalu menjadi starter selama Piala Dunia 2026 ini karena ia mengalami sejumlah masalah cedera.

Namun di laga perebutan juara 3 Piala Dunia antara Prancis vs Inggris yang digelar pagi tadi, Saka menjadi starter. Ia diplot Thomas Tuchel tampil di sisi kanan lini serang The Three Lions.

Di laga ini, Saka membantu Timnas Inggris mengalahkan Prancis dengan skor akhir 4-6. Di laga ini, Saka berhasil mendaulatkan diri jadi pemain elit di Piala Dunia 2026.

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Catatkan Hattrick

Catatkan Hattrick

Bukayo Saka mengeksekusi penalti di laga Prancis vs Inggris, Minggu (19/7/2026) (c) AP Photo/Lynne Sladky

Di pertandingan ini, Saka berhasil mencetak hattrick ke gawang Timnas Prancis.

Dua gol ia cetak di babak pertama. Ia mencetak gol ketiga dan gol keempat Inggris sehingga The Three Lions unggul 0-4 di babak pertama.

Di babak kedua, Prancis membuat perlawanan dan sempat memperkecil keduudkan menjadi 3-4. Namun Saka berhasil memperlebar keunggulan Inggris melalui eksekusi penaltinya, di mana gol penalti itu membuatnya resmi mencetak hattrick di Piala Dunia 2026.

Hanya 3 Pemain yang Bisa

Hanya 3 Pemain yang Bisa

Timnas Inggris merayakan gol Bukayo Saka ke gawang Timnas Prancis, Minggu (19/7/2026) (c) AP Photo/Lynne Sladky

Catatan Hattrick Saka itu merupakan catatan yang spesial. Karena tidak banyak pemain yang mampu mencetak hattrick di Piala Dunia.

Di edisi tahun 2026 ini, hanya ada tiga pemain sebelum Saka yang mampu mencetak hattrick. Mereka adalah Lionel Messi (vs Aljair), Jonathan David (vs Qatar), dan Ousmane Dembele (vs Norwegia).

Catatan hattrick Saka semakin spesial karena tiga pemain tersebut mencetak hattrick di fase grup. Sementara Saka satu-satunya pemain yang mampu mencetak hattrick di fase gugur, dan itu membuat sang winger layak mendapatkan status sebagai pemain elit.