
Bola.net - Harapan Kroasia untuk melaju di Piala Dunia 2026 kembali pupus akibat keputusan kontroversial VAR. Tim berjuluk Vatreni harus menerima kenyataan pahit setelah gol penyeimbang yang mereka cetak pada detik-detik terakhir dianulir saat menghadapi Portugal di babak 32 besar.
Portugal sempat yakin telah memastikan kemenangan ketika Goncalo Ramos mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-94 untuk membawa timnya unggul 2-1. Sebelumnya, Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan lewat titik penalti setelah Ivan Perisic lebih dulu membawa Kroasia unggul.
Meski tertinggal, Kroasia terus menekan hingga masa injury time yang sangat panjang. Pada menit ke-103, sebuah umpan silang dari sisi kiri disambut Mario Pasalic yang kemudian mengarahkan bola ke jalur Josko Gvardiol. Bek Manchester City itu sukses mencetak gol yang sempat membuat Kroasia yakin telah memaksakan pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Namun sayang VAR menganulir gol yang berpotensi mengubah nasib Kroasia tersebut. Mengapa gol tersebut dianulir oleh VAR?
Simak penjelasannya di bawah ini.
Terdeteksi Teknologi

Menurut laporan BBC Sports, teknologi Snicko yang terpasang di dalam bola pertandingan menjadi penyebab gol Gvardiol itu dianulir.
Teknologi Snicko memiliki sistem yang mampu mendeteksi sentuhan sekecil apa pun, dan hasil bacaan teknologi itu menunjukkan adanya sentuhan tipis dari kepala Igor Matanovic sebelum bola sampai kepada Pasalic. Sentuhan tersebut membuat posisi Pasalic dinyatakan offside saat menerima bola.
Wasit Espen Eskas kemudian dipanggil untuk meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan. Langkah ini tergolong tidak lazim untuk kasus offside. Setelah melakukan peninjauan, Eskas memutuskan membatalkan gol Kroasia, sehingga Portugal dipastikan melaju ke babak 16 besar.
Fans Kroasia Marah Besar

Keputusan itu memicu kemarahan para pendukung Kroasia di stadion. Mereka melemparkan botol-botol air ke lapangan sebagai bentuk protes, sehingga pertandingan sempat tertunda beberapa saat.
Ivan Perisic, yang sebelumnya mencetak gol pembuka pada menit ke-53, bahkan harus menghampiri tribune suporter Kroasia untuk menenangkan mereka sebelum tayangan ulang insiden offside ditampilkan di layar raksasa Stadion BMO.
Menurut komentator BBC, penayangan ulang tersebut bertujuan menunjukkan kepada para pendukung Kroasia alasan mengapa Pasalic dianggap berada dalam posisi offside.
Meski demikian, kontroversi tetap muncul karena keputusan VAR dalam insiden ini sangat bergantung pada pembacaan teknologi Snicko. Sentuhan bola yang terdeteksi dari kepala Matanovic begitu tipis hingga nyaris tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, sehingga memicu perdebatan mengenai validitas keputusan tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 15:42Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 18:30Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:19Prabowo Panggil Kepala BRIN, Riset Penanganan Kebakaran Hutan Dibahas
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:15Cak Imin Tanggapi Isu BPJS Kesehatan Diganti Klinik KDMP
-
Liputan6 27 Oktober 2026 14:44Sahroni Tanggapi KPK: Perampasan Aset Pejabat Harus Berdasarkan Pembuktian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383494/original/044750700_1793089062-IMG-20261027-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383487/original/062982100_1793088940-1000799696.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)
