
Bola.net - Pelatih Gennaro Gattuso menyebut kolapsnya Italia 1-4 dari Norwegia sangat mengkhawatirkan. Ini adalah kekalahan pertama Azzurri di bawah asuhan Gattuso.
Timnas Italia sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat Francesco Pio Esposito. Namun, mereka hancur lebur di babak kedua laga yang digelar di San Siro.
Gattuso secara brutal mengakui timnya rapuh secara mental. Ia menyebut ada ketakutan besar yang menghinggapi skuadnya.
Beban kegagalan lolos ke dua Piala Dunia sebelumnya kini terasa nyata. Italia berisiko absen untuk ketiga kalinya secara beruntun jika gagal di play-off Piala Dunia 2026.
Bukan Masalah Fisik Pemain Italia

Gattuso menepis anggapan bahwa timnya kelelahan di babak kedua. Ia menegaskan masalah utamanya bukan soal kebugaran fisik.
Menurutnya, Italia membiarkan Norwegia mengambil alih kendali sejak 30 detik babak kedua. Azzurri justru bermain mengikuti kemauan lawan dan panik.
"Saya tidak berpikir itu masalah fisik, karena setelah istirahat dalam 30 detik kami membiarkan mereka mendapat peluang," kata Gattuso.
"Kemudian Anda mulai berlari dengan cara berbeda, kami bermain sesuai kekuatan mereka dan mereka menyakiti kami. Itu bukan masalah kebugaran," lanjutnya.
Italia Berhenti 'Bermain'

Pelatih 47 tahun itu menyoroti perubahan drastis permainan timnya. Mereka tiba-tiba berhenti melakukan pergerakan yang berhasil di babak pertama.
Pergerakan pemain seperti Davide Frattesi tak lagi terlihat. Inilah yang menjadi penyesalan terbesar dari kekalahan memalukan tersebut.
"Bahkan bermain dari belakang, itu benar-benar berbeda. Davide Frattesi tidak lagi melebar," ujar Gattuso.
"Kami berhenti melakukan gerakan yang benar. Itulah penyesalan terbesar," tegasnya.
Kekhawatiran Gattuso

Gattuso tidak mau menutupi fakta. Ia secara terbuka mengakui kerapuhan mental ini adalah masalah besar jelang play-off.
Ia menyebut dirinya akan munafik jika berpura-pura semua baik-baik saja. Ini adalah sinyal bahaya bagi tim yang trauma dua kali gagal ke Piala Dunia.
"Ini mengkhawatirkan, saya akan menjadi munafik jika menyarankan sebaliknya," ucap Gattuso.
"Sebuah laga seperti ini tidak bisa berakhir 4-1, ada pemain lawan kami yang bisa membalikkannya dalam lima menit. Gol ketiga adalah yang paling mengganggu saya," tambahnya.
Italia Terbebani Sejarah Buruk
Gattuso akhirnya menyentuh akar masalah timnya. Para pemain Italia saat ini bermain di bawah tekanan sejarah kegagalan yang berat.
Bayang-bayang kegagalan lolos di dua edisi Piala Dunia sebelumnya tidak bisa diremehkan. Itu membuat para pemain takut mengambil risiko dan membuat kesalahan.
"Saat ini, ada begitu banyak yang membebani kami, kami tidak lolos ke dua edisi terakhir Piala Dunia, dan kami tidak bisa meremehkan itu," jelas Gattuso.
"Jika Anda takut membuat kesalahan, Anda bermain dengan rem tangan, dan kami tidak boleh begitu," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Spanyol dan Swiss Menang Besar, Belgia Tertahan
- Hasil Portugal vs Hungaria: Cristiano Ronaldo Borong 2 Gol, tapi Kelolosan ke Piala Dunia 2026 Harus Tertunda
- Hasil Italia vs Israel: Retegui Gacor, Azzurri Menang Telak dan Amankan Spot Playoff ke Piala Dunia 2026
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Inggris Pastikan Tiket, Italia Terus Buru Kelolosan Otomatis
- Hasil Latvia vs Inggris: The Three Lions Pesta 5 Gol, Tiket Piala Dunia 2026 di Tangan
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 2 April 2026 01:19 -
Liga Inggris 2 April 2026 01:07 -
Liga Inggris 1 April 2026 23:36 -
Bolatainment 1 April 2026 21:47 -
Tim Nasional 1 April 2026 21:42 -
Tim Nasional 1 April 2026 21:28
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 1 April 2026 21:21 -
piala dunia 1 April 2026 20:59 -
piala dunia 1 April 2026 20:22 -
piala dunia 1 April 2026 19:54 -
piala dunia 1 April 2026 19:28 -
piala dunia 1 April 2026 19:13
MOST VIEWED
- Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
- Hasil Inggris vs Jepang: The Three Lions Dipermalukan Kaoru Mitoma di Wembley
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544129/original/053670400_1775063241-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_23.55.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544131/original/029681200_1775064620-WhatsApp_Image_2026-04-02_at_00.19.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542996/original/074567700_1775010537-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_09.07.08__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541165/original/057366200_1774854343-Anggota_TNI_Praka_Farizal_Rhomadhon_gugur_dalam_serangan_Israel_di_Lebanon.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544101/original/018913600_1775055128-dbd577db-2564-4e3d-8764-c6f79bedf5aa.jpg)
