
Seperti dilansir The Sun, FIFA telah mengumumkan secara resmi bahwa dalam Piala Dunia kali ini, Inggris menempati peringkat ke-13 dari 32 negara peserta. Peringkat ini lebih rendah dari peringkat terendah mereka sebelumnya, yaitu ke-11 dalam Piala Dunia 1958 di Swedia.
Sementara itu, menanggapi prestasi Inggris yang begitu buruk, presiden FIFA, Sepp Blatter menyatakan bahwa ini semua merupakan kesalahan negara itu sendiri. Menurut Blatter, ketika semua negara sudah berkembang, Inggris masih tetap berada di tempat yang sama.
Selain itu, lanjut Blatter, banyaknya pemain asing yang merumput di Liga Inggris turut berperan menjadi penyumbang kegagalan tim tersebut.
"Inggris telah dianggap sebagai tanah air lahirnya sepak bola, seperti Brazil telah dianggap sebagai nenek moyang sepak bola,"ujar Blatter.
"Namun, sejak FIFA menganjurkan agar setiap negara untuk berkembang, tidak ada lagi timnas yang bisa dianggap remeh."
"Mungkin ada negara-negara yang memang memiliki wilayah kecil. Namun, timnas mereka sangat kuat."
"Sepak bola telah berkembang di mana-mana. Para pesepakbola bermain di liga-liga yang berbeda. Internasionalisme sepak bola memang bagus bagi beberapa negara, dan membawa dampak negatif bagi negara lain."
"Inggris merupakan salah satu contohnya. Namun, hal ini berdampak baik bagi Spanyol. 11 pemain inti mereka bermain di La Liga,"tandas Blatter. (sun/den)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 April 2026 01:26 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:11 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:03 -
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:46 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:37
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 4 April 2026 09:32 -
piala dunia 4 April 2026 04:59 -
piala dunia 3 April 2026 20:52 -
piala dunia 3 April 2026 18:42 -
piala dunia 3 April 2026 10:30 -
piala dunia 3 April 2026 10:00
MOST VIEWED
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Hasil Inggris vs Jepang: The Three Lions Dipermalukan Kaoru Mitoma di Wembley
- Kisah Swedia, Kepahlawanan Gyokeres, dan Sihir Graham Potter: Dari Juru Kunci Kualifikasi, Kini Segel Tiket Piala Dunia 2026
- Eksperimen Tuchel Gagal, Palmer Melempem, Foden Hilang Arah: Rapor Pemain Inggris Saat Dipermalukan Jepang
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546481/original/093900200_1775308550-Persebaya_vs_Persita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500251/original/094132900_1770847449-000_974E3FU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546473/original/070798600_1775308121-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)

